Akhir Sang Gembong


Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa diberi fatwa tanpa ilmu maka dosanya adalah atas orang yang memberi fatwa tersebut. Barangsiapa menganjurkan satu perkara kepada saudaranya seagama sementara ia tahu bahwa ada perkara lain yang lebih baik berarti ia telah mengkhianatinya.” (Hasan, HR Bukhari dalam al-Adabul Mufrad [59], Abu Dawud [3657], Ibnu Majah [53], Ahmad [321 dan 365], ad-Darimi [1/57], al-Hakim [1/102-103], al-Khathib al-Baghdadi dalam kitab al-Faqiib wal Mutafaqqih [11/155]).

Dosa-dosanya pelaku teror yang di fatwa jihad dan syahid, kelak akan kembali kepada pemberi fatwa.
====================================================================
Saya copas berita disini…silahkan kritisi sendiri…boleh setuju-boleh tidak setuju…keep ukhuwah..jangan mencaci…
====================================================================

Keluarga Tak Tahu Dubur Noordin Rusak

VIVAnews – Dokter yang memeriksa jasad Noordin M Top menemukan kelainan di tubuh gembong teroris nomor wahid tersebut.

Kata Pakar Kedokteran Forensik Krimonologi Universitas Indonesia, Mun’im Idris, ada kerusakan di dubur atau anus Noordin M Top.

Dikonfirmasi, juru bicara keluarga Noordin M Top, Badaruddin Ismail mengaku tak tahu pasti soal kerisakan tersebut. Badaruddin juga mengaku tidak menghubungi keluarga Noordin terkait masalah tersebut.

“Saya kurang pasti, itu kapan diketahuinya? Apakah kerusakan dubur itu sejak masa remaja atau baru ketahuan,” kata dia kepada VIVAnews, Kamis 1 Oktober 2009.

Ditanya apakah noordin punya kelainan orientasi seksual, Badaruddin mengaku tak tahu. “Tidak ada, kita tidak tahu. Hingga kita dapat maklumat [laporan] dari sini, tidak ada keterangan resmi yang menyebut itu [kerusakan dubur],” tambah dia.

Kriminolog, Adrianus Meliala juga mengaku memang ada kerusakan di anus Noordin. “Saya lihat jenazah, ada kerusakan di anus,” kata Adrianus ketika dihubungi wartawan, Rabu 30 September 2009.

Ditanya soal penyebab, Adrianus mengatakan, bisa masuk akal sampai nggak masuk akal,” tambah dia.

Dugaan sementara, kata dia, ada unsur kesengajaan. Namun, “kalau penyakit, bawaan atau kecelakaan tak mungkin,” tambah dia.

Isu bahwa Noordin mengalami kerusakan dubur muncul hanya satu hari sebelum jasad Noordin akan diambil keluarganya pada Kamis 1 Oktober 2009.

Noordin M Top tewas dalam penggerebekan di Kampung Kepohsari, Mojosongo, Solo, Jawa Tengah pada 16-17 September 2009.

Noordin tewas bersama tiga pengikutnya yakni Ario Sudarso alias Suparjo Dwi Anggoro alias Aji alias Dayat alias Mistam Husamudin, Adib alias Susilo, dan Bagus Budi Pranoto alias Urwah.

• VIVAnews

====================================================================

Liang Lahad(kuburan) Noordin Selalu Keluar Air

SEJUMLAH kejadian unik mewarnai prosesi pemakaman Noordin M. Top di kampung halamannya, Pontian, Johor, Malaysia. Salah satu yang paling mencolok ialah proses menggali kubur yang tak mudah.

Jawa Pos yang memantau sejak awal peng­galian dimulai pascasalat Jumat menyaksikan, liang lahad yang disiapkan untuk Noordin terus-menerus mengeluarkan air. Sedikitnya tujuh orang penggali kubur yang mengenakan kartu pengenal khusus harus bekerja ekstra keras menjaga agar lubang yang disiapkan tetap kering.

”Kami sampai harus melibatkan jawatan kuasa pengairan (PDAM-nya Malaysia, Red) untuk membantu memompa air,” terang Setiausaha Jawatankuasa Tanah Pekuburan Islam Kampung Melayu Abdul Rahim Abd. Wahab.

Abdul Rahim mengatakan, sulit untuk menemukan orang yang boleh membantu penggalian dan menyelesaikan hal teknis. Sebab, polisi terus melakukan screening ter­hadap nama-nama petugas pemakaman yang dia ajukan.”IC (identity card, KTP, Red) pun harus benar-benar warga setempat. Jadi, kami tak mudah merumuskan langkah,” tegasnya

Sampai-sampai, hanya untuk mengeringkan tanah dan memasang penerangan di areal pemakaman pun Rahim harus melibatkan orang-orang yang benar berwenang di bidang itu. Untuk mengeringkan makam, Rahim menghubungi pejabat pengairan setempat. Untuk pemasangan listrik dan lampu penerangan, dia meminta bantuan tek­nisi dari perusahaan listrik Malaysia.”Saya tidak mau ambil risiko dan diperingatkan polisi gara-gara melibatkan orang yang tidak dikenali mereka,” tegas dia. ====================================================================

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s