Berhati-hatilah atas Segala Informasi


Diakui bahwa perkembangan teknologi menjadikan kita bisa menggenggam dunia… berita/info apapun bisa didapat hanya dengan sekali KLIK…
Namun demikian, sebagaimana umumnya bahwa segala sesuatu selalu melahirkan 2 sisi yg berseberangan : POSITIF – NEGATIF

Kalo positif sepertinya ga perlu dibahas…

Bagi kader dakwah, meski bisa mengakses berbagai macam info, tapi sebaiknya tetap waspada terhadap ‘informasi2 sampah’…

Adalah satu hal yg ironi, ketika ada ikhwah –org yg tarbiyah— tetapi lebih suka mencari info ‘diluaran’ yg tidak/belum jelas sumber & kebenarannya…

Namanya juga sampah…bisa menyebabkan sakit…yg saya inginkan disini adalah, bahwa kalo ngaku kader tarbiyah, ya mbok kenali & pahami all about tarbiyah dg utuh & baik…jangan sepotong-potong… karena kalo sepotong-potong dan tidak utuh, maka ruang yang kosong tadi bisa dihuni oleh fikrah lain yg itu bisa menggangu proses tarbiyah yg kita lakukan…

Kalo mendapat/mendengar berita yg terkait dengan komunitas tarbiyah, baiknya segera tabayun dg MR atau struktur terkait…utk menghindari bahwa info yg kita terima tsb ternyata sampah…

Carilah ikhwah yg memiliki kompetensi untuk itu… 

Tetap aja tabayun kudu dilakukan…
Kalo memang belum dapat jawaban, minimal info tsb tidak kita sebarkan ke yang lain, karena dikhawatirkan kalo ternyata info tsb tidak benar, maka kita telah melakukan kezaliman…

Di era teknologi canggih seperti sekarang ini, proses tabayun bukanlah hal yang sulit… bisa by phone atau sms, atau imel…

==================================================================

Dari taujihat seorang akh….ketika melihat berita memojokkan yang bertebaran di dunia maya…

Advertisements

13 thoughts on “Berhati-hatilah atas Segala Informasi

  1. Harusnya setiap akh memahami.. bahwa kecepatan informasi dari satu usrah ke usrah yang lain, tidak secepat kecepatan televisi, media masa dan lainnya.. hingga mengembalikan informasi kepada jama’ah (dalam hal ini MR) ataupun Ikhwah jauh lebih bijak..Jazakallah khair…

  2. yusufalbahi said: Harusnya setiap akh memahami.. bahwa kecepatan informasi dari satu usrah ke usrah yang lain, tidak secepat kecepatan televisi, media masa dan lainnya.. hingga mengembalikan informasi kepada jama’ah (dalam hal ini MR) ataupun Ikhwah jauh lebih bijak..Jazakallah khair…

    saya lagi sedih ustadz….Yang jelas, jalan panjang dakwah harus bisa kita lalui. Moga kita tetap istiqomah dalam jalan dakwah.

  3. mujitrisno said: saya lagi sedih ustadz….Yang jelas, jalan panjang dakwah harus bisa kita lalui. Moga kita tetap istiqomah dalam jalan dakwah.

    Hadduuuh.. jangan panggil Ustads dong pa… T_T^_^Umur berapa ya pa ? *pertanyaan aneh*

  4. makanya jadi Ikhwah kudu gaul, biar gak ketinggalan informasi yang akurat. hehehe… ^^vyupp, benar sekali itu ustadz. saya pribadi dulu sering kaya gitu. tapi abis dapet penjelasan, ujung2nya ngangguk2. hwehehe

  5. yusufalbahi said: Hadduuuh.. jangan panggil Ustads dong pa… T_T^_^Umur berapa ya pa ? *pertanyaan aneh*

    selisih sedikit sama antum hehehe tua an ane….liat tu profilnya di samping ada photo ane…masih enerjik…

  6. ikhwahgaul said: makanya jadi Ikhwah kudu gaul, biar gak ketinggalan informasi yang akurat. hehehe… ^^vyupp, benar sekali itu ustadz. saya pribadi dulu sering kaya gitu. tapi abis dapet penjelasan, ujung2nya ngangguk2. hwehehe

    pastilah gaul…ikhwah MP geto loooh

  7. makanyaaaaaaa supaya info gak simpang siur lagiiiiiiiiii akan diadakan pembaharuan dalam bidang informasi, diawali dengan kegiatan ini yg insya Allah akan menimbulkan dampak sistemik bagi seluruh kader-blogger di seluruh penjuru dunia… 😀

  8. akmal said: makanyaaaaaaa supaya info gak simpang siur lagiiiiiiiiii akan diadakan pembaharuan dalam bidang informasi, diawali dengan kegiatan ini yg insya Allah akan menimbulkan dampak sistemik bagi seluruh kader-blogger di seluruh penjuru dunia… 😀

    iklan gratis ya bang hehehe

  9. Ya betul pisan, akhir2 ini saya agak prihatin dgn “inpormasi” yg menyudutkan seseorang, terlepas eta salah ataw benar, kayanya mendingan di simpen sendiri….atau tnya yg bersangkutan….Multiply..Multiply…..beragam dalamnya, harus hati2 menempatkan diri dan kata-kata….punten aaah…bpk Ustadz…:)

  10. rhedina said: Ya betul pisan, akhir2 ini saya agak prihatin dgn “inpormasi” yg menyudutkan seseorang, terlepas eta salah ataw benar, kayanya mendingan di simpen sendiri….atau tnya yg bersangkutan….Multiply..Multiply…..beragam dalamnya, harus hati2 menempatkan diri dan kata-kata….punten aaah…bpk Ustadz…:)

    jempol deh buat teteh rhedina

  11. klikimutz22 said: asss…ustad tarbiyah ma tabayun beda dan artinya apa sich, mklum bru kenalan kta2 sakti jjdi ga ngertii…wass..

    wah jangan dipanggil ustad….nggak punya tampang ustad sama sekali….oke dik klikimutz22Saya jelaskan sebisanya… Tarbiyah adalah proses pengembangan dan bimbingan, meliputi jasad, akal, dan jiwa, yang dilakukan secara berkelanjutan, dengan tujuan akhir si murid tumbuh dewasa dan hidup mandiri di tengah masyarakat. Dalam mendidik, bukan hanya menyampaikan ilmu saj tetapi juga ada evaluasi terhadap perilaku, ibadah, ilmu si murid….Proses tarbiyah dilakukan dengan pengajian yang rutin (pekanan) disertai perangkat tambahan lainnya seperti olahraga, tamasya, menginap, dll yang dilakukan secara bersama-sama. Tujuan tarbiyah menjadikan seseorang menjadi seorang da’i yang produktif dan mampu menanggung beban dakwah, berwawasan ilmiah sehingga potensi si murid dapat mendukung cita-cita dakwah.Sedang Tabayyun adalah mengecek kebenaran suatu berita, agar tidak simpang siur dan menimbulkan fitnah. Setiap usaha utk membelokkan kebenaran dianggap fitnah, jadi yang namanya gosip, walaupun gak berbahaya, tetap saja fitnah, dan ini lebih kejam dari pembunuhan, jadi masalah ini sangat sensitif dalam Islam. Nah setiap muslim wajib mencari kejelasan hakekat suatu atau kebenaran suatu fakta dengan teliti, seksama dan hati-hati. Perintah untuk tabayyun merupakan perintah yang sangat penting, terutama pada akhir-akhir ini di mana kehidupan antar sesama umat sering dihinggapi prasangka. Allah memerintahkan kita untuk bersikap hati-hati dan mengharuskan untuk mencari bukti yang terkait dengan isu mengenai suatu tuduhan atau yang menyangkut identifikasi seseorang.dalilnya“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang Fasik membawa suatu berita, Maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu”. (Al-Hujurat : 6)Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu pergi di jalan Allah, maka lakukanlah tabayyun ( QS. An Nisa/4: 94)semoga adik istiqomah di jalan tarbiyah….setiap ada berita konsultasikan dengan ustad/murobbi adik ya….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s