Ingin Kami Rangkai Kembali


Hancur sudah,
remuk berkeping-keping
Impian kami yang begitu indah
Harapan kami yang telah membuncah
Demi sebuah nafsu yang tak pernah kenyang
Kau obrak abrik dengan kejam
Entahlah,
Tidak habis kupikir
Bagaimana imanmu ketika itu
Kau makan barang yang bukan milikmu
dan kau korbankan kami
yang berpeluh raga, letih di jiwa
Berkorban demi harapan yang baru

Sekarang kau pergi
Entah kemana
Meninggalkan kami, diantara cibiran
diantara cacian dan makian
Seolah-olah kami semua sepertimu

Biarlah…
Kami sudah menganggap engkau adalah masa lalu
Akan kami buktikan bahwa kami harapan itu
Keping-keping yang engkau hancurkan
Kami punguti satu satu
Kurangkai menjadi bunga penawar rindu

@semoga engkau yang terakhir sobat

10 thoughts on “Ingin Kami Rangkai Kembali

  1. brazkie said: kalo dipikir2..alhamdulillah ada gayus…jadi bahan introspeksi, soliditas, yah…asal jangan dipotong dpr aj anggaran buat djp🙂

    saya merasa memang perlu skali kali ada kaya beginian…biar orang yang dah tiarap nggak beraksi kembali…

  2. semua itu pilihan kan..kalau memang si dia itu memilih ke “tetangga sebelah”…yah, meski harus menghadapi cibiran, makian, dsb…ishbir…saling mendo’akan untuk tetap bisa berjuang meski tidak “serumah”agar kelak bisa bertemu di syurga-NYA

  3. jaraway said: semua itu pilihan kan..kalau memang si dia itu memilih ke “tetangga sebelah”…yah, meski harus menghadapi cibiran, makian, dsb…ishbir…saling mendo’akan untuk tetap bisa berjuang meski tidak “serumah”agar kelak bisa bertemu di syurga-NYA

    amintapi bukan masalah ke tetangga sebelahini masalah gayus hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s