Ulil Membonceng Demokrat


Gerah juga lihat drop out-an LIPIA ini. Tong kosong nyaring bunyinya, anehnya masih ada pula yang menganggap orang ini cendekiawan.
12997740911681312472
Kemarin-kemarin dia cuap-cuap di beberapa tv menganggap Golkar dan PKS bisa out dll, ternyata tidak terbukti. Sebagai Ketua Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan DPP Partai Demokrat (PD), Ulil Abshar Abdalla menyatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tengah berusaha mencari sosok terbaik di kabinetnya. Selain untuk efektivitas kerja, reshuffle dilakukan untuk menjaga popularitas pemerintahan.

Saya kira ucapan sebuah ketua di bidang strategi partai tidaklah sembarangan, walaupun tidak terbukti. Pasti ada grand design dibalik itu. Kita tahu bagaimana track record para petinggi demokrat mulai Jhony Alen Marbun adalah orang yang disebut-sebut bekas anggota DPR dari PAN, Abdul Hadi Djamal, sebagai penerima gratifikasi Rp 1 miliar pada kasus pembangunan darmaga dan bandara di Indonesia Timur, Andi Nurpati nekat masuk Demokrat meski masih anggota KPU, belum lagi si raja minyak “POLTAK” yang sering membuat gaduh ruang DPR. Tapi masuknya Ulil di posisi strategis tidak urung membuat kita bertanya, ada apa dengan Demokrat. Demokrat sebagai tunggangan, atau Ulil yang dimanfaatkan. Kalau saya pribadi yakin, demokrat dijadikan tunggangan alat perjuangan mereka. Dengan mesin politik dia serasa bebas dan aman serta mendapat modal lebih dalam menjalankan misi-misinya selama ini seperti mengkritis Menteri Agama berkaitan dengan Ahmadiyah, lalu menyerang PKS yang kader-kadernya militan membela kepentingan muslim, menganjurkan membubarkan FPI dll.

Selama ini Ulil sebagai pentolan Jaringan Islam Liberal yang kerap mengeluarkan statemen melecehkan syari’at Islam. Misalnya, ia mengeluarkan pernyataan bahwa banyak doktrin Islam yang tidak diperlukan lagi seperti soal Nabi Muhammad adalah Nabi yang terakhir dan sebagainya. Karena itu sempat dikabarkan bahwa beberapa organisasi Islam menyatakan: Ulil halal darahnya gara-gara pernyataannya itu. Ulil Abshar Abdalla dalam kasus penghinaan Islam dengan tulisan Ulil di Kompas, 18 Nopember 2002, Menyegarkan Kembali Pemahaman Islam. Isinya, menegaskan bahwa Ulil tidak percaya adanya hukum Tuhan. Ulil Abshar Abdalla juga menyatakan, bahwa: “Semua agama sama. Semuanya menuju jalan kebenaran. Jadi, Islam bukan yang paling benar” (Gatra, edisi 21 Desember 2002). Larangan kawin beda agama, dalam hal ini antara perempuan Islam dengan lelaki non-Islam, sudah tidak relevan lagi (Kompas, 18 November 2002). Seharusnya, orang patut meragukan kemampuan berpikir Ulil. Karena ternyata Ulil mengalami DO (drop out) dua kali; pertama dari program S-1 LIPIA Jakarta dan kedua dari program doktoral Harvard University di AS. (www.voa-islam.com dan suaraislam.com). Sayangnya di wikipedia disebutkan lulusan LIPIA, tapi beberapa sumber mengatakan dia tidak sampai lulus. Drop out dari LIPIA karena nilai Aqidahnya tidak memenuhi persyaratan lulus, sekalipun saat itu dia sudah menulis skripsi. Akhirnya, Ulil menamatkan S-1 di sekolah theologi milik Frans Magnes Suseno.

Tampaknya orang-orang aktivis JIL sudah mulai bergerak dengan cara memasuki parlemen. Zuhairi Misrawi yang aktif membela ahmadiyah sekarang berlindung di balik banteng merah. Ternyata bukan hanya JIL tetapi aktivis kiri juga menyadari bahwa parlemen merupakan salah satu alat perjuangan mereka….siapa saja mereka…??? Anda pasti tahu.

Sumber :

daftar tokoh jil http://www.facebook.com/note.php?note_id=393510009650
http://www.voa-islam.com/lintasberita/suaraislam/2010/07/11/8023/mengeroyok-islam-lewat-muhammadiyah-dan-fpi/
http://suara-islam.com/news/tabloid/nasional/966-mendompleng-tunggangan-baru-

http://nasional.kompas.com/read/2011/03/06/21112269/Ulil.PKS.Bisa.Out.http://nasional.kompas.com/read/2010/08/31/10310653/Soal.Ahmadiyah..Menag.Diskriminatif

2 thoughts on “Ulil Membonceng Demokrat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s