Ikut Olimpiade Dengan Jilbab


Pakai Jilbab, Atlit Wanita Arab Saudi Dapat Tepuk Tangan. Diantara atlit lari yang berpakaian mini, Sarath Attar memilih berjilbab, dan bukannya menghalangi beraktivitas tetapi malah meninggikan martabatnya sebagai wanita. Atlit wanita asal Arab Saudi Sarah Attar mendapat tepuk tangan meriah dari penonton yang memadati arena atletik, olimpiade di kota London karena memakai jilbab saat lomba.

Attar yang mengikuti lomba lari nomor 800 meter tidak berhasil meraih medali karena hanya bisa menyelesaikan lomba dengan catatan waktu 2:44.95, beda 45 detik dari peraih medali emas Janeth Jepkosgei Busienei dari Kenya, 2:01.04.

Mengenakan setelan panjang berwarna hijau dan jilbab berwarna putih berhasil mencuri perhatian karena kostum wanita keturunan Amerika Serikat-Arab Saudi ini berbeda dengan atlit lainnya.

Attar mengaku bangga bisa mewakili negaranya berlaga di ajang multicabang seperti Olimpiade ini.

“Saya sangat bangga bisa mewakili negara saya. Dengan kehadiran saya, saya harap bisa membuat perbedaan. Mewakili Arab Saudi adalah hal yang unik. Berlaga di Olimpiade adalah perasaan yang hebat,” tandas Attar.

Saudi Arabia’s Sarah Attar makes history in the 800m heats –

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s