Manhaj Haroki Periode Pertama, Kedua dan Ketiga


Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Quran itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman. Yusuf (12):111)

Pentingnya Mengetahui Sirah Nabawiyah karena:

  1. Umat Islam punya sejarah masa lampau yang agung namun banyak yang melalaikannya dan lebih kagum pada peradaban barat
  2. Lemahnya semangat jiwa perjuangan (jihad) seperti bani Israil yang punya banyak nabi tapi lemah dihadapan fir’aun
  3. Uswah Hasanah

Dan semua kisah dari Rasul-rasul Kami ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu; dan dalam surat ini telah datang kepadamu kebenaran serta pengajaran dan peringatan bagi orang-orang yang beriman. (Hud (11):120)

  1. Sebagai rambu-rambu dalam perjuangan

Keistimewaan Al Manhaj Al Haraki (Strategi Pergerakan dan Perjuangan Politik dalam Sirah Nabi SAW) karya Munir Muhammad al Ghadban bukan hanya mencerikan kisah Rasulullah saw semata tapi disertai ruhul jihad yang tinggi, dan memilih sisi harokah dalam pembahasannya.

Sirah nabawiyah adalah gambaran operasional dalam menegakkan daulah islam, bagaimana rasulullah menegakkah daulah islam (fase-fase dan sarana-sarana yang harus diikuti jama’ah islam)

Bagaimana dengan waktunya dakwah selama 13 tahun baru mendirikan daulah? Ulama berbeda pendapat tentang penentuan waktu pergantian tahapan tetapi yang shahih tidak ada batasan waktu.

Manhaj Haraki adalah alngkah-langkah terprogram (manhajiah) yang ditempuh Nabi saw dalam gerakan dakwahnya, semenjak kenabiannya sampai berpulang kepada Allah. Jika ingin gerakan islam berjalan dengan benar maka kita harus melacak tahapan-tahapan pergerakan Rasulullah saw langkah demi langkah serta mengikuti langkah-langkah tersebut.

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah. (Al Ahzab (33):21)

Periode manhaj ini ditentukan dalam lima periode:

  1. Sirriyatu ad da’wah dan sirriyatu at tanzhim
  2. Jahriaytu ad Da’wah dan Sirriyatu at tanzhim
  3. Iqamatu ad daulah
  4. Ad Daulah wa tatsbiti da’aimiha
  5. Intisyaru ad da’wah fil ardhi

Setiap peralihan periode adalah tanggung jawab pimpinan gerakan islam

PERIODE PERTAMA

Sirriyatu ad da’wah dan sirriyatu at tanzhim/berdakwah secara sembunyi dan merahasiakan struktur organisasi.

A. Peridoe ini dimulai dari Gua Hira’ dan berakhir tiga tahun setelah kenabian

B. Ayat yang berkaitan

Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat,(Asy Syuara(26):214)

Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik. (al Hijr(15) :94)

C. Karakteristik periode pertama

  1. Dakwah secara rahasia

Ketika mulai dari khadijah ra, abu bakar ra, ali bin abi thalib ra, zaid bin haritsah ra

  1. Pelaksanaan dakwah atas dasar pilihan

Rasulullah memilih mad’u yang bisa dipercaya, Abu bakar memilih utsman bin affan, zubair bin awwam, abdul rahman bin auf, saad bin abi waqqash, thalhah bin ubaidillah===kader pilihan

  1. Berdakwah melalui intelektualitas dai dan status sosial

Abu bakar punya akhlak shg dicintai kaummnya, pengetahuan akan nasab baik buruk, dan pekerjaan sebagai pedagang dengan akhlak mulia shg sering datangi tokoh kaumnya u/ dimintai pendapat.

  1. Dakwah secara umum

Walau secara sirri tetapi berhasi merekrut semua lapisan masyarakat (Bani hasyim, umaiyah, makhzum, taim, adi dll serta beberapa kabilah)

  1. Peranan wanita dalam periode sirriyah

Memberikan peranan pada wanita untuk berkontribusi (asma ra)

  1. Shalat

Hampir semua periode ada perintah shalat

  1. Pengetahuan orang quraisy tentang dakwah

Ada orang hanif diantara orang quraisy Zaid bin amer, waraqah bin naufal, shg dng sikap damai tidak mencampuri urusan kehidupan karena sebatas aqidah di hati dan ibadah

  1. Hidup berdampingan antara kaum muslimin dan orang lain

Tidak ada benturan dengan kafir quraisy, belum boleh mencampuri urusan orang lain, mengkritik berkonfrontasi scr terang terangan kecuali terpaksa. Tanzhim dan fikrah dirahasiakan sepenuhnya

  1. Menfokuskan pada pembinaan aqidah

Sudah selayaknya setiap harakah mengutamakan aqidah dalam pembinaannya karena dng aqidah yang benar memancarkan ibadah dan perilaku yg benar.

  1. Berdakwah secara terang-terangan setelah terbentuk kader inti yang kuat

Tidak ada sahabat yang murtad, bahkan sepuluh sahabat dijamin surga adalah gol mereka kcl umar bin khattab.. Mereka mampu memikul beban dakwah

Dakwah Rasulullah Saw pada tahapan ini merupakan siyasah syar’iah (politik syariah) darinya sebagai imam, bukan termasuk tugas-tugas tablignya dari Allah sebagai Nabi. Maka dalam konteks saat ini harus dilihat dalam medan da’wah tersebut, misal dalam cakupan Negara, bila di Negara Indonesia secara kontekstual “aman”, maka lakukan da’wah secara terang-terangan (Jahriyatud Da’wah) dengan lisan dan tulisan tanpa perang, kecuali bila nanti kondisi Indonesia kembali pada era orde baru yang refresif dan tidak toleran, maka dalam strategi da’wah yang dipilih adalah Da’wah secara rahasia (Sirriyatud Da’wah), begitupula bila kondisi Indonesia dijajah kembali oleh Negara aggressor, maka ini bisa dilakukan da’wah secara terang-terangan dengan memeranginya dan membawa bendera jihad fi sabilillah, itu juga dilihat dari persiapan dan peralatan perang, bila musuh memakai senjata dan peralatan perang berat maka kita juga harus mengukur dari kesiapan kita juga dari hal tersebut (ulah sosoroh kojor), dan bila musuh menggunakan media (fikroh) sebagai alat untuk menyerang kita, maka kita pun serang mereka dengan media juga (ghazwul fikri) dan seterusnya, yang intinya adalah umat harus siap siaga dalam segala ruang dan waktu serta membekali diri dengan segala kemampuan kita.

PERIODE KEDUA

Jahriaytu ad Da’wah dan Sirriyatu at tanzhim/Berdakwah secara terang-terangan dan merahasiakan struktur organisasi

A.Melalui dua tahapan Jahriyah rasulullah dan jahriyah kaum muslimin

B. Ayat yang berkaitan

÷

Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik.

C. Setelah ada jaminan dari abu thalib beliau datang ke bukit shafa kemudian memanggil kabilah quraisy

Setelah selama tiga tahun Rasulullah Saw melakukan da’wah secara tersembunyi. Allah kemudian berfirman kepadanya, “Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik.” (QS. Al Hijr [15] : 94). Maka Rasulullah Saw melakukan da’wah secara terang-terangan yang mengakibatkan kafir Quraisy membencinya, termasuk pamannya sendiri Abu Lahab, hingga turunlah surat Al-Lahab. Rasulullah mengumpulkan bani hasyim dua kali pertemuan abu lahab mencela, abu thalib membela.

Reaksi Abu Lahab terhadapnya dan kesepakatan tokoh-tokoh Quraisy untuk memusuhi dan menentangnya hal ini kiranya cukup menjadi jawaban telak bagi orang-orang yang berusaha menggambarkan syari’at Islam salah satu buah nasionalisme (Arab) dan menganggap Muhammad Saw dengan da’wah yang dilakukannnya sebagai cerminan idealisme dan pemikiran arab pada masa itu.

Hingga suatu hari turun  ke tiga ayat berikut :

“Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik”.  (QS.Al-Hijir [15]: 94).

Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman “.(QS.Asy-Syuara’(26): 214-215).

“Dan katakanlah: “Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang menjelaskan”.(QS.Al-Hijir [15]: 89).

Maka begitu menerima ketiga perintah di atas, Rasulullahpun segera menuju bukit Shafa.

Dengan pergi ke atas bukit Shafa lalu memanggil, “Wahai Bani Fihr, wahai Bani ‘Adi, “Sehingga mereka berkumpul dan orang yang tidak bisa hadir mengirimkan orang untuk melihat apa yang terjadi. Maka Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam berkata: “Bagaimanakah pendapatmu jika aku kabarkan bahwa di belakang gunung ini ada sepasukan kuda musuh yang datang akan menyerangmu, apakah kamu mempercayaiku?” Jawab mereka: “Ya, kami belum pernah melihat kamu berdusta.” Kata Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam: “Ketahuilah, sesungguhnya aku adalah seorang pemberi peringatan kepada kalian dari siksa yang pedih.”

Kemudian Abu Lahab memprotes, “Sungguh celaka kamu sepanjang hari, hanya untuk inikah kamu mengumpulkan kami.” Lalu turunlah firman Allah: “Binasalah kedua belah tangan Abu Lahab, dan sesungguhnya dia akan binasa.”

Kemudian Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam turun dan melaksanakan firman Allah, “Dan berilah peringatan kepada kerabatmu yang terdekat, “dengan mengumpulkan semua keluarga dan kerabatnya lalu berkata kepada mereka, “Wahai Bani Ka’b bin Lu’ai, selamatkanlah dirimu dari api neraka! Wahai Bani Murrah bin Ka’ab, selamatkanlah dirimu dari api neraka! Wahai Bani Abdi Syams, selamatkanlah dirimu dari api neraka! Wahai Bani Abdul Muththalib, selamatkanlah dirimu dari api neraka! Wahai Fatimah, selamatkanlah dirimu dari api neraka! Sesungguhnya, aku tidak akan dapat membela kalian di hadapan Allah, selain bahwa kalian mempunyai tali kekeluargaan yang akan aku sambung dengan hubungannya.”

D. Berakhir dengan tahun duka cita/Rasulullah berusaha hijrah untuk mendirikan negara islam (tahun ke-10 kenabian)

E. Karakteristik 33

  1. Dakwah kepada keluarga dekat

Setelah kepada orang terdekat maka periode jahriyah, dakwah disampaikan kepada keluarga dekat yaitu bani hasyim dan bani muthalib, lalu mengumumkan di bukit shafa. Selain perintah dakwah terang-terangan juga perintah untuk bersabar dan berlapang dada terhadap kaum musyrikin yang menentang.

  1. Berpaling dari kaum musyrikin

Dakwah tidak boleh berhenti walau ada gangnguan terus baik moral dan materi. Tidak boleh mengadakan perlawanan senjata, membalas terhadap penghinaan yang dilakukan hanya tabligh saja.

Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan.(Al Furqan (25):63)

  1. Rambu-rambu dakwah baru

Iman pada allah, rasul, hari akhir. Kisah khutbah rasulullah

  1. Dakwah secara umum

Baik kepada budak, orang merdeka

  1. Sirriyatu at tanzhim

Dicari markas yang rahasia dan jauh dari pandangan manusia tempat bertemu para junudud da’wah (qiyadah dan junudnya) tanpa diketahui intelejen musuh. Darul arqam (tidak diketahui keislamannya, dari bani makhzum musuh bani hasyim, dan masih muda/16 th)

  1. Al Qur’an sumber penerimaan

Pertemuan harian selalu dikader dengan pelajaran al qur’an dan hadits

  1. Pertemuan rutin dan kontinu

Pertemuan rutin mengikat jundi dng qiyadah, tsiqah para kader, memperkuat tekad perjuangan, perbincangan disertai taujih, memadamkan api fitnah yang membuat lemah bangunan aqidah

  1. Shalat sembunyi di lorong

Pada waktu itu shalat yg diawajibkan pagi dan petang dimana belum banyak orang kafir melihatnya. (Dhuha dan Ashar masing-masing dua rekata)

  1. Menekankan aspek spiritual

Lebih penekanan pada ibadah, karena masih tahap pembinaan yang sangat berpengaruh dalam jiwa dengan ibadah qiyamul lail yang meruakan daurah taribiah ‘anfiah /pelatihan intensif dan keras, tarbiyah imaniyah/pembinaan keimanan untuk komitmen dan taat kepada perintah allah selama satu tahun penuh.

1. Hai orang yang berselimut (Muhammad),

2. Bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari[1525], kecuali sedikit (daripadanya),

3. (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit.

4. Atau lebih dari seperdua itu. dan bacalah Al Quran itu dengan perlahan-lahan.

5. Sesungguhnya Kami akan menurunkan kapadamu Perkataan yang berat.

6. Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyuk) dan bacaan di waktu itu lebih berkesan.

7. Sesungguhnya kamu pada siang hari mempunyai urusan yang panjang (banyak).

[1525] Sembahyang malam ini mula-mula wajib, sebelum turun ayat ke 20 dalam surat ini. setelah turunnya ayat ke 20 ini hukumnya menjadi sunat. (Al Muzammil 1-7)

Qiyamul lail,  membaca al qur’an, dzikrullah ditempat sunyi dng wirid ma’tsur Sebagai sarana pembekalan dalam kesabaran dalam menghadapi cobaan, penyiksaan, dan penghinaan.

  1. Membela diri dalam keadaan darurat

Sa’ad bin abi waqash ketika shlaat diganggu lalu dibunuh pengganggunya===darah pertama dalam islam

Tidak mutlak berlaku hanya orang yg punya kekuatan dan pembelaan dari kaummnya. Tiap kader tidak sama tingkatannya menghadapi gangguan, juga bukan dalam rangka balas dendam, permusuhan

  1. Sabar menanggung siksaan dan penindaan di jalan allah\

Abu jahal ketika ada orang mulia dan kaya masuk islam maka diancam, bila lemah dipukul dan disiksa. Ibu mushab bin umair, umayyah bin khalaf thd bilal, abu jahal kepada ammar bin yasir dan sumayyah dll

  1. Orang lemah boleh memperlihatkan kemurtadan

Kisah ammar bin yasir disiksa..tapi sabar menghadapi siksaan lebih utama

  1. Menyelematkan orang lemah dng sgl saran yg memungkinkan

Abu bakar dng hartanya. Maka para kader hidup saling mendukung dan solider dan merasa sebagai bagian dari keluarga. Shalamatus sadr dan itsar

  1. Mencari perlindungan mll hijrah

Kemusyrikan dan gangguan yg meluas bisa mempengaruhi umat musliman. Maka para qiyadah bertugas melindungi dari ancaman bahaya selama perlindungan tidak mempengaruhi aqidah dan syariat. Salah satunya dng hijrah ke habasyah. Sebanyak 85 pria dan 19 wanita. Dengan basis baru, umat muslim tidak bisa ditumpas habis eksistensinya. Maka perlu pembagian potensi.

  1. Mencari tempat yang aman bagi dakwah dan basi baru sebagai titik tolak perjuangan

Hijrah ke habasyah bukan bagi orang yang lemah, kerana ada ja’far bin abu thalib, zubair bin awwam, aburrahman bin auf, utsman bin affan dll yg mereka merupakan keluarga mulia, terpandang yang di mekah tidak akan diganggu.

  1. Memanfaatkan UU Masy Musyrik

Masy jahiliah sangat menghargai aturan perlindungan pihak yang kuat pada yang lemah cth abu thalib kepada rasulullah (jaminan dakwah), ibnu dahnah kepada abu bakar (jaminan ibadah)

Memanfaatkan aturan jahiliah untuk melindungi para pemuda dakwah adalah dibenarkan syariat  Sayyid Quthb menggugat aturan mesir shg bisa melepaskan Muhmmad quthb.

  1. Usaha-usaha negatif yang dilakukan musuh dalam menghadapi dakwah

–          Menghina menuduh mentertawakan dll

–          Merusak dng gambaran palsu untuk menyebarkan keraguan

–          Mempertentangankan al qur’an dng kisah terdahulu

–          Perundingan dan tawar dan menawar

Hal ini pasti akan terulang

  1. Upaya pembunuhan para qiyadah

Rasulullah mengalami 4 kali usaha pembunuhan

–          Tawaran quraisy kepada abu thalib untuk mengganti rasul dng imarah bin al walid

–          Abu Jahal akan menimpakan batu besar ketika shalat lalu melihat anak onta

–          Orang quraiys meletakkan kain dileher lalu dicekitk rasulullah ketika shlat di ka’bah lalu ditolong abu bakar

–          Umar bin khatab berjanji akan membunuh tapi malah masuk islam

Selalu ada kemungkinan pembunuhan pada qiyadah (Hasan al banna, sayyid qutb, syaikh ahmad yasin, jabrari dll)

  1. Jahriyah kedua: Islamnya Hamzam dan Umar serta tantangan kepada masy jahiliyah

Kisah masuknya hamzah karena hinaan abu jahal, Kisah masuknya umar…ibrah penilaian dan pemilihan yg baik pada tokoh yng bisa membakitkan dakwah, doa

Pada suatu hari, sepulang Hamzah dari berburu, salah seorang pembantu rumah tangganya berkata, “Tuan, tadi saya melihat ke­menakan Tuan Muhammad duduk sendirian di kaki bukit Shafa. Tiba­-tiba datanglah Abu Jahal, lalu memukuli Muhammad sampai tak ber­daya.” Mendengar berita itu, muka Hamzah merah padam menahan marah. Disandangnya busur dan anak panah ke pundaknya, lalu ber­gegaslah ia menuju Ka’bah mencari Abu Jahal. Biasanya Abu Jabal suka berada di dekat Ka’bah, tempat berhala-berhala itu diletakkan.

Kebetulan Abu Jahal berada di pekarangan Ka’bah, sedang di­kelilingi oleh beberapa orang pemuka Quraisy. Melihat yang datang Hamzah, Abu Jahal datang menyambut dan melaporkan apa yang telah diperbuatnya terhadap Muhammad SAW. Mendengar laporan Abu Jahal, kemarahan Hamzah semakin menjadi jadi. Hamzah men­jawabnya dengan mencucukkan anak panah ke kepala Abu Jahal. Darah pun mengalir dari kepala Abu Jahal. Sementara orang-orang yang hadir masih tercengang keheranan, Hamzah membentak Abu Jahal. “Awas, kalau kamu ulangi mengganggu kemenakanku (Muhammad SAW) akan aku habisi nyawamu! Ketahuilah, aku ada­lah pengikut agamanya dan membenarkan apa yang dikatakannya”. Mendengar pernyataan Hamzah, Abu Jahal dan para pemuka Quraisy sangat terkejut, bagaikan mendengar halilintardi terik matahari.

Sebagian ahli sejarah menceritakan setelah mengucapkan kata-katanya di depan Abu Jahl itu, Hamzah sempat menyesal dan bingung, kemudian dia berdo’a kepada Allah di sisi Ka’bah. Akhirnya setelah merasa lega dia segera menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menceritakan keadaannya. Dan beliaupun mendoakan agar Allah mengokohkan Hamzah dalam keyakinannya.

  1. Mengumumkan tantangan dan peranan orang yang punya pribadi kepemimpinan

Semua junud punya keunikan, hamzah dan umar dng keberaniannya atau khabbab dan said dng sirrnya. Masing2 punya peran, tanggung jawab dan misi tersendiri. Lalu pengumuman ibadah dng melaksanakan shalat, halaqah, thawaf  secara berjama’ah dan demonstratif di mekah atas saran al faruq ra.

  1. Pengejaran musuh di Habasyah dan Penggagalannya

Sebelumnya umat islam bisa tenang beribadah dan berdakwah di habasyah, lalu datang utusan kafir

  1. Kecerdasan utusan islam dalam berdialog dengan raja

Lawan dialog quraisy adala amer bin ash orang paling cerdik di arab. Tetapi barisan islam punya keutamaan

–          Rasa cinta, kasih sayang, percaya

–          Prinsip syuro yang senantiasa mereka pegang

–          Menghargai kemampuan dan potensi (pemiliha ja’far)

@ Menjelaskan kejahiliahan

@ Menjelaskan islam secara umum dng singkt dan padat

@ Membeberkan kezaliman kpd kaum muslimin

@ Menyampaikan pujian pada raja dan menyampaikan sisi moral raja

  1. Tidak ada toleransi pada aqidah

Ketika amer bin ash kalah, besoknya dia mengungkapkan bahwa kaum muslimin adalah percaya isa bukan tuhan tapi hamba

  1. Perundingan antara Rasul dan Quraisy sebagai alternatif perdamaian

Qiyadah islamiyah yg tengah bertarung sedapat mungkin melumpuhkan musuh islam, memecah belah persatuannay, menetralkan sebagian musuh, dan merekrut yang dapat direkrut. Negosiasi bukan sikap kendor dan mengorbankan aqidah. Kadang perlu diam  terpaksa memuji sesuai sikon politik. Koalisi akan  gagal karena pengorbanan aqidah. Para basis dakwah wajib komitmen pada garis politik yang digariskan pendukungnya.

  1. Perlindungan kesukuan (Abu Thalib, bani hasyim, dan bani muthalib)

–          Memanfaatkan perlindungan sear optimal untuk dakwah

–          Sadar tidak memberikan imbalan aqidah

–          Diam dan tidak mencela selama mereka mendukung dakwah bahkan boleh memuji tapi bukan dalam aqidah

  1. Blokade ekonomi dan pemboikotan umum u/ menghancurkan dakwah

Ibrah ketika orang/negara berkumpul melakukan blokade selalu ada yng mendukung dan mengorbankan kepentingan demi melindunginya. Palestina

  1. Peran wanita dalam jihad, dakwah, dan sirriyah pada periode ini

Hijrah ke habasyah ada wanita, orang syahid pertama adalah wanita=shg wanita tidak jauh dari medan dakwah. Maka peran wanita untuk ikut berperan dalam gerakan jihad.

  1. Perlawanan secara damai

Walau panji kejahiliyahan dimana mana (khamr, patung di ka’bah dll) bahkan penindasan kpd kaum muslimin tidak dilawan secara emosional dan hawa nafsu. Bukan gentar tetapi demi kemaslahatan dakwah.

  1. Tidak Melepaskan satu bagian ajaran demi perlindungan

Setelah wafatnya abu thalib bangkit fanatisme dan penyiksaan. Ketika rasul ditanya nasib abu thalib dia tetap bilang di neraka. Abu lahab pun berkata aku masih tetap musuhmu selama-lamaya.

PERIODE 3

Iqamatu ad daulah/Mendirikan negara

Dimulai Tahun Duka hingga Awal Hijrah

Karakteristik

  1. Mencari pembelaan di luar mekkah

Habasyah telalu jauh, shg susah koordinasi lalu dipilihnya thaif. Tinggal  Thaif selama 10 hari dan semua pemuka didatangi tapi semua menolak dan mengusir kembali ke mekah. Sebelum periode ini tidak ada permintaan pembelaan. Gunung akhsyabin dibalikkan tapi sasaran utama adalah memenangkan dakwah bukan pribadi (dendam atau emosi)

  1. Mencari jaminan keamanan dari musuh di mekah

Ketika kembali dari thaif Rasulullah meminta jaminan dari akhnas, suhail, dan muth’an bi adi yang kemudian menerimanya dan masuk mekah bersama anak dan kelaurga yg membawa senjata

  1. Mencari pembelaan dan perlindungan dari kabilah-kabilah untuk menyampaikan dakawah

Semenjak periode jahriyah, tiga tahun setelah kenabian Rasulullah saw senantiasa mendatangi orang2 di berbagai acara musiman, pasar arab untuk mengajak beriman dan meninggalkan berhala. Kpd bani amir, ghassan, fazarah, bbrpa kabilah dan mengatakan “Adakah ssorng yang sudi membawaku kepada kaumnya kemudian melindungiku shg dapat menyampaikan risalah robbku sesungguhnya quraisy melarangku untuk menyampaikan risalah rabbku, Sementara abu lahab sll mengikuti dan berkata janganlah kalian mendengarkannya karena dia pendusta

Perundingan dng bani amir gagal karena Rasulullah menolak memberikan janji kekuasaan apabila menang.

Gerakan islam boleh menerimaperlindungan dari orang musyrik bila lemah ttp tidak boleh membiarkan musuh memerintah dan berkuasa atas gerakan islam atau memperalat gerakan islam demi kekuasaannya/kepentingannya. Karena tujuan koalisi adalah bukan semata keberhasilan atan kekalahan musuh dng segala cara tapi kemenangan dakwah dan aqidah.

  1. Mengarahkan pandangan pada markas bertolaknya gerakan

Ketika musim haji nabi menemui bbrp kaun anshar salah satunya suku khazraj (berjumlah 6 orang) Mereka pulang dengan keadaan beriman dan memeluk islam. Dan di Madinah menjadi perbincangan hangat. Lalu suku Auspun juga ikut beriman. Dakwah dibawah pemerintahan jahiliyah tidak akan mencapai tahapan memerintah secara penuh (sasaran panjang menegakkan hukum allah), tetapi dakwah yang dilindingu aktivis dakwah sendiri akan terbentang jalan untuk melaksanakan syariat allah dan tamkin di muka bumi.

  1. Baiat pertama dan nilai baru

Setelah baiat aqabah pertama (tidak mempersekutukan allah, tidak mencuri, berzina, membunuh anak, tidak berdusta, dan tidak membantah beliau dalam kebajikan) lalu mereka pulang. Rasulullah mengirim Mushab bin Umair untuk menjadi muqri dalam pengajaran al qur’an bahkan menjadi imam. Jg mendatangi smua rumah di Madinah

–          Pembinaan internal di Yatsrib

–          Baiat tidak menyebutkan peperangan, karena tidak ada peperangan setelah pembinaan pemikiran dan aqidah berdasarkan ajaran dan nilai islam. Bisa tercampur membelia allah atau emosi membeli keluarga diri kabilah dll.

–          Dalam baiat ada 2 orang suku aus, merupakan perkembangan dakwah

–          Pengiriman Mushab bin umair

–          Faktor waktu tidak menjadi ukuran walaupun di mekah 13 tahun madinah kurang 2 thn tapi generasi awal muhajirin anshar dinilai sama yg penting kualitas tarbiyah dan hasilnya. Maka ketika menerima laporan madinah siap, rasulpun menyiapkan diri

  1. Izin melakukan peperangan

Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena Sesungguhnya mereka telah dianiaya. dan Sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu, (al hajj (22):39)

Ayat pembeda konfrontasi dalam kalimat dan senjata

Perlunya perhatian kondisi kesiapan konfrontasi senjata dan itu pada qiyadah. Kesiapan perang bukan berarti sama dengan pelaksanaan perang.

  1. Persiapan pembahasan tegaknya negara

Teks di lembah aqabah (orang yatsrib datang menemui rasululllah di lembah aqobah)

–          Perencanaan tegaknya negara melalui perencaan politik yg matang

–          Gerakan rahasia dalam perencaan waktu, tempat, keluar secara rahasia dan menjaga lembah agar tidak diketahui orang lain. Pentingnya pemimpin mengoptimalkan potensi islam dan non islam yang telah memberikan loyalitas dan ketaatan padanya

  1. Baiat

–          Berjanji taat dan setia baik dalam keadaan sibuk maupun senggang

–          Berinfaq baik dalam keadaan longgar atau sempit

–          Menegakkan amar ma’ruf nahi munkar

–          Teguh memela kebenaran Allah tanpa takut dicela orang

–          Tetap membantuku dan tetap membelaku bial aku ada ditengah tengah kalina sebagaimana kalian membela diri kalian sendiri dan anak istri kalian. Dengan demikian kalian akan memperoleh surga.

Baiat pertama disebut baiat an nisa yang kedua baiatul harbi (dng perencanaan bukan emosi). Memperkokoh dan mempertegas baiat

  1. Pembentukan pemerintahan islam melalui pemilihan

Setelah baiat rasulullah meminta pemilihan 12 pemimpin yang kana menjadi naqib bagi kaumnya. Sembilan dari suku khazraj tiga dari aus lalu diambil sumpahnya sebagai pemimpin dan penanggung jawab.

–          Konsep pemilihan adalah konsepsi mendasar. Rasulullah walau berwenang memilih pemimpin tetapi tidak melakukannya dan menyalurkan aspirasi dan tidak ikut campur tangan. Merupakan kaidah syuro

–          Tanggung jawab sesuai dng kadar kemampuan dan wewenang (tugas naqib menjadi pemimpin, menjaga komitmen ketaatan pada islam dan bertanggung jawab memiku keselamatan kaum muslimin)

–          Rasulullah mengumumkan bahwa aku bertanggung jawab atas kaumku sendiri menunjukkan sikap tidak berlepas diri.

–          Beratnya tanggung jawab pemerintah terpilih. Membentuk persautan kaum aus dan khazraj, bukan hanya bersatu tapi tafahum

–          Proses merapikan barisan untuk menuju ke sasaran sama

  1. Pemimpin menentukan perang

Setelah pulang dari janji setia ada yg bocor dan setan mengumumkan. Orang orang mengunus pedang. Tetapi oleh Rasulullah dilarang. Pentingnya kesiapan matang dari pada pengorbanan darah yang sia-sia karena emosi

  1. Pemimpin menentukan kelahiran negara islam

Pengumuman persekutuan dng kaum khazraj dan aus tidak dilakukan karena kondisi dan potensi yang lemah. Pentingnya seorang pemimpin

  1. Memilih tempat hijrah dan membentuk komunitas didalamnya sirriyah

Setelah izin perang dan baiat kedua maka rasulullah saw memerintahkan para sahabatnya untuk berhijrah ke madinah dan bergabung dng saudaranya kaum anshar dan berjalan bertahap.

  1. Konspirasi membunuh qiyadah

Ketika ada ygn hijrah, sadarlah quraisy bahwa negeri madinah adalah negeri kuat dari segi pertahanan dan kesiapan penduduknya untuk berperang. Mereka takut Rasul jg ikut hijrah. Maka diadakan pertemuan. Abu Jahal meminta seorang pemuda kuat dari tiap suku kabilah lalu bersama-sama serentak membunuhnya. Tanggung jawab dibagi rata shg bani hasyim tidak berani melancarkan pembalasan kecuali diyat.

  1. Perencanaan Matang akan Hijrah

– Tidurnya ali ra di tempat tidur nabi saw (taat pada qiyadah dng sgl resikonya)

– Keluar siang hari untuk merencanakan dengan abu bakar (musim panas banyak org tidur)

– Keluar dari pintu belakang rumah abu bakar

– Menuju gua Tsur yang terletak diluar jalur madinah (madinah utara sedang gua tsur selatan arah yaman)

– Intelijen Mekah melalui abdullah bin abu bakar untuk mendengar komentar penduduk mekah

– Tinggal beberapa hari (3 hari) dng jaminan makanan dari asma’ bin abu bakar;

– Menghilangkan jejak melalui amir bin fahirah mantan budaknya u/ menggembalakan kambing dan memerahkan susu

– Yakin Pertolongan Allah

– Memanfaatkan keahlian kaum musyrikin melalui abdullah bin uraiqith

– Melanjutkan ke arah yaman baru belok ke madinah

– Sikap kepada suraqah yang berhasil mengejar u/ sayembara (pentingnya penentuan siapa kawan dan lawan di barisan orang kafir)

(Ibrah dari perencaan hijrah=mengerahkan segenap potensi dan usaha, bertawakal penuh bukan menyandarakan pada usaha saja, menerima takdir allah dalam segala sesuatu)

  1. Pengumuman pertama untuk syiar ibadah

Tinggal diquba selam 4 hari dan membangun masjid quba. Shalat disana dan merupakan syiar tauhid tanpa gangguan kemusyrikan karena masjid pertama ygn dibangun atas taqwa

×

Janganlah kamu bersembahyang dalam mesjid itu selama-lamanya. Sesungguh- nya mesjid yang didirikan atas dasar taqwa (mesjid Quba), sejak hari pertama adalah lebih patut kamu sholat di dalamnya. di dalamnya mesjid itu ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. dan Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bersih. At taubah (9): 108.

  1. Keberhasilan kepada pimpinan tertinggi

Hijrah ke madinah disambut kaum muhajirin dan anshar dng syair syair kegembiraan tholaal badru

Dari periode tiga diketahu dari perjalanan ke thaif hingga ke madinah, dan pentingnya kecerdasan seorang pemimpin tanpa ada pertumpahan darah dalam menegakkan daulah

Wallohu a’lam

Mujitrisno

Pulau Garam Madura 28-11-2012

One thought on “Manhaj Haroki Periode Pertama, Kedua dan Ketiga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s