Rindu dan cinta anak kader dakwah


Saya akan sampaikan sedikit ttg perasaan sy menjadi anak kader, sy akan rangkum dlm hastag #akrindu

1. sampai saat ini, memiliki titel “anak kader” bukanlah hal yg mudah. #akrindu

2. berbeda dg parpol lain, kehidupan kader PKS pasti banyak berputar di sekitar kader-kader lain. begitu pula anak2nya. #akrindu

3. urusan sekolah, ngaji, makan, liburan, kumpul. adaaa saja mengatas namakan kader PKS. #akrindu

4. bukan, bukan kumpulnya yg membuat kami (anak kader) tidak nyaman. justru senang sebenarnya ngumpul. #akrindu

5. yg membuat tidak nyaman adalah kolom “nama ayah & ibu” pada lembar absen. pasti tidak lepas dari itu. #akrindu

6. kalo bertemu kader muda,”anak ustadz x ya? waahh kakaknya akh xx ya?” | yg trakhir disuarakan klo sodara lbh aktif di kaderisasi #akrindu

7. asli, banyak yg berontak dg titel ini. tp mgkn wajar sih. namanya anak muda, pasti ingin dikenal dg dirinya sendiri. #akrindu

8. apalagi dg orgtua yg termasuk kader2 awal PKS, yg dlu PK. anak kader pasti mendam banyak suka duka. #akrindu

9. krn kader-kader founder PKS ini begitu besarnya cintanya dg jalan dakwah PKS. #akrindu

10. ibu saya, misalnya. gak boleh tidak! saya harus tetep di PKS. #akrindu

11. “mau berdakwah di mana kamu kalo gak di PKS?” “berjuang dg siapa?” #akrindu

12. jangan lantas disama ratakan, ya. setiap keluarga bisa berbeda. 🙂 #akrindu

13. berhubung sayanya jg pribadi yg gak bisa dikerasi, pikiran saya ngebelot. #akrindu

14. enggak. mana berani saya konfrontasi orangtua. haram itu. -_- #akrindu

15. tp di kepala ini berputar pertanyaan. “knp harus PKS?” “apa umi (ibu) tdk merasa fanatik dg PKS?” “dakwah kan bisa di mana sj?” #akrindu

16. sampe kmd dlm benak sy tersusun sebuah rencana. #akrindu

17. “klo sy sdh besar & kerja sendiri nanti, sy akan lepaskan titel PKS. agar sy bisa jd diri sy sendiri. kepengen tau gmn rasanya” #akrindu

18. tapi jujur, penangkapan ustd Luthfi menohok saya. keras. berat. #akrindu

19. sampai skrg pun air mata saya selalu keluar setiap ingat beliau. #akrindu

20. di malam penangkapan ust luthfi, tangan saya gemetar. dingin. ngeri. teringat episode 2 minggu lalu di rumah. #akrindu

21. saat itu umi memanggil, & tiba2 bertanya “kalo umi & abi (ayah) ditangkap krn ada dlm PKS, apa kamu siap?” #akrindu

22. saat itu sy lgsg terbayang tahun2 penuh antisipasi dulu, saat sy merasa orgtua sy akan ditangkap kapan saja. #akrindu

23. tp dg kondisi perpolitikan yg tenang saat itu, terutama bagi PKS, saat itu sy tdk memikirkan dg serius. #akrindu

24. saat itu jawaban sy tdk bisa memuaskan umi, membuatnya marah. #akrindu

25. tapi jawaban itu berubah di malam tweet berita mengabarkan penangkapan ust Luthfi. #akrindu

26. saat itu yg bisa sy pikirkan.. sampai di sini kah? sampai di sini? harus terhenti di sini kah apa yg sdh diperjuangkan umi abi? #akrindu

27. kapan umi abi akan tertangkap? besok? minggu depan? bulan depan? tahun depan? #akrindu

28. bgmn saya? bgmn adek-adek sy? apa yg akan terjadi dg kami? #akrindu

29. krn alasan apa? menyimpan buku hasan al-banna di rak rumah?? #akrindu

31. TIDAK BISA! apa yg sudah diperjuangkan abi umi tdk boleh berhenti di sini! #akrindu

32. bgmn dengan hari2 ketika abi selalu pulang larut malam? tdk sempat menceritakan kisah Rasulullah sblm kami tidur? #akrindu

33. dg malam2 kami menunggu suara motor abi pulang? dg hari2 menunggu umi pulang dr liqo’ krn pintu rumah terkunci? #akrindu

33. dg setiap hari pengambilan raport yg hampir selalu diambilkan nenek? #akrindu

34. saat itu semua untuk dakwah. dakwah. DAKWAH. ! #akrindu

35. bgmn dg saat sy harus tertidur menunggu jemputan abi hingga jam 1 tengah malam saat les selesai jam 5 sore?? #akrindu

36. bgmn dg saya yg bertanya, knp umi bersikap lebih baik thdp tamu dibanding anak-anaknya?? #akrindu

37. bgmn dg motor butut abi yg selalu membonceng 5 anak. baru diganti thn 2003. itupun belum ganti lg. #akrindu

38. bagaimana rasanya, ketika abi dan umi begitu mencintai jalan dakwah, setara dengan cinta kepada anaknya? #akrindu

39. utk malam-malam ketika abi tidak pulang, berdakwah ke pelosok kota jatim. saat itu belum ada PK. #akrindu

40. saat setiap amah yg liqo’ di rumah selalu sembunyi2, memasukkan sandalnya ke dalam ruang tamu yg sempit. #akrindu

41. sampai sebelum itu aku berpikir, I won’t be anything like them. #akrindu

42. I, wanna be a great parents for my kids. I’ll support them by my side. always be there. #akrindu

43. ini pula impian sebagian besar anak kader yg merasakan sepinya masa kecil dr orangtua. krn dakwah. #akrindu

44. ya, aku cemburu pada dakwah. yang begitu dicintai abi dan umi. #akrindu

45. tapi aku jg mencintainya, yg telah mempertemukan aku dg sahabat-sahabat luar biasa. #akrindu

46. aku mencintai dakwah. yg ketika kecil, membuat rumahku bersahutan dg bacaan qur’an setiap subuh. #akrindu

47. aku mencintai dakwah. yg membuatku menyaksikan umi-umi dan abi-abi kami menangis saat qiyamul lail di masa liburan bersama. #akrindu

48. aku mencintai dakwah. yg membuatku merasa menjadi anak banyak orang. para kader menganggap kami semua anaknya. #akrindu

49. aku mencintai dakwah. yg membuatku bisa selalu bertanya pada kawan lama,”gimana abi & umi? sehat?” #akrindu

50. aku mencintai dakwah. yg rasa persaudaraannya tdk akan bisa ditemukan di mana pun di bumi ini. #akrindu

51. aku mencintai dakwah. yg membuat kami menshalati syaikh ahmad yassin yg syahid, & menangis bersama. #akrindu

52. aku mencintai dakwah. yg membuatku mengenal do’a teromantis sedunia. do’a rabithah. #akrindu

53. ya Allah, Engkau mengetahui hati2 ini, yg telah berkumpul krn mengasihi-Mu, bertemu utk mematuhi perintah-Mu.. #akrindu

54. ..bersatu memikul beban dakwah-Mu. #akrindu

55. hati2 ini tlh mengikat janji setia utk mendaulat & menyokong syariat-Mu. #akrindu

55. maka eratkanlah, ya Allah akan ikatannya. maka eratkanlah, ya Allah akan ikatannya. maka eratkanlah, ya Allah akan ikatannya. #akrindu

56. kuatkanlah ikatannya. tegakkanlah cintanya. tunjukilah jalan2nya. terangilah dg cahya-mu yg tak pernah padam.. #akrindu

57. Ya Robbi, bimbinglah kami.. rapatkanlah dada kami.. dg karunia iman, & indahnya tawakkal pada-Mu. #akrindu

58. hidupkanlah dg ma’rifat-Mu, matikan dalam syahid di jalan-Mu. Engkau lah pelindung & pembela. #akrindu

59. maka saya sadar. orangtua sedang berusaha menciptakan dunia untuk kami. #akrindu

60. abi & umi tdk ingin kami merasakan hari-hari yg sama dg mereka. bersembunyi, dakwah diam-diam, dikucilkan. #akrindu

61. tapi hebatnya meskipun mereka tidak ingin, mereka menyiapkan mental kami. #akrindu

62. untuk itulah ada lingkaran2 liqo’ (mentoring) di PKS. utk kader, maupun anak kader. #akrindu

63. bagi saya, liqo’ itu suplemen mingguan. nggak ikut ada yg kurang. tp kalo ikut, godaan utk gak datang luarr biasa. hehe. #akrindu

64. lingkaran ini jugalah yg senantiasa mengobarkan semangat kami. #akrindu

65. utk indonesia yg lebih baik, lebih bersih, & lebih bersahabat. #akrindu

66. lingkaran yg memantau tilawah kami, hafalan kami, ibadah kami. menyejukkan dg materi-amteri islami. #akrindu

67. dan pada pertemuan terakhir, mengobarkan semangat kami agar tidak patah oleh musibah ust luthfi. #akrindu

68. menyetel video pidato ust anis matta. membuat lingkaran cinta kecil ini banjir air mata. #akrindu

69. maka ketahuilah. bukan malu ataupun merasa jatuh yg membuat ustadz kami menangis. #akrindu

70. karena di sini, kami yg di surabaya pun menangis. #akrindu

71. tangisan yg tdk akan mampu dipahami orang2 yg tdk tergabung dlm lingkaran kecil kami. #akrindu

72. karena ukhuwah itu, ada di antara kami. di jalan cinta para pejuang dakwah.. #akrindu

73. ukhuwah itu, kini merasuk ke dalam anak-anak kader, yg selama ini tertidur, ataupun berjalan dalam kantuk. #akrindu

74. maka saksikanlah jalan juang kami, abi umi. :’) #akrindu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s