Kultwit : Tentang Jodoh


Kultwit : Tentang Jodoh

 
1. Ribut cari jodoh, sibuk peroleh cara mudah menemukan jodoh, tapi lupa berbenah. Padahal, ada bekal yang harus kita miliki sesudah nikah.

2. Banyak meminta dido’akan agar tidak ada rintangan apa pun dalam segala urusan. Padahal yang paling penting untuk diharap adalah barakah.

3. Sudah sedemikian rapuhkah iman kita sehingga kita lupa mengharap yang terbaik untuk Hari Akhir kita? Bukan yang paling cepat dan mudah.

4. Sudah lupakah kita bahwa Allah Ta’ala tidak akan beri beban kepada kita kecuali sebatas kesanggupan kita?

5. Jika hidup kita tidak pernah menemui kesulitan, tidak pernah ada rintangan, kita justru perlu bertanya kualitas hiduo dan iman kita.

6. Sesungguhnya ujian itu sebanding dengan kadar iman & taqwa kita. Tapi jangan gegabah menganggap hukuman sebagai ujian. Itu tak tahu diri.

7. Kita tidak meminta kesulitan kepada Allah Ta’ala. Tapi jangan juga keliru meminta agar tidak pernah ada rintangan dalam hidup.

8. Kita boleh meminta kepada Allah Ta’ala untuk dimudahkan dalam menghadapi urusan. Bukankah jika Allah Ta’ala mampukan kita hadapi & >>

10. Dalam soal jodoh, yang paling penting bukan secepat apa jodoh itu datang, semudah apa ia hadir. Paling pokok adalah barakah atau tidak.

11. Tugas kita untuk bersegera dan bersungguh-sungguh berusaha seraya serius berserius sekaligus menjaga diri agar tidak keliru langkah.

12. Jika Allah Ta’ala telah tetapkan jodoh kita di dunia, ia pasti akan ketemu. Persoalannya, jalan untuk ketemu itu barakah atau tidak.

13. Tugas kita berusaha. Tapi harus yakin Allah Ta’ala penentunya. Jahil jika kita berkata, jodoh tidak mungkin datang jika kita tidak >>

14. >> menjemputnya. | Sebagian orang berkata, tidak mungkin jodoh jatuh dari langit. He hm…, jodoh kita manusia bumi. BUkan hujan.

9. >> atasi kesulitan maupun rintangan, berarti kemudahan yang Allah Ta’ala berikan? Bukankah BERSAMA satu kesulitan ada banyak kemudahan?

15. Kita memang harus menjaga agar tertib amal. Tetapi ia tidak boleh rusak oleh keyakinan yang salah dan tauhid yang lemah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s