Archives

Tak ada dendam diantara kita.


*Tak ada dendam diantara kita.*

Suatu hari, datanglah seorang mahasiswi IKIP yang memperkenalkan dirinya sebagai putri sulung dari Pramoedya Ananta Toer, menghadap Buya Hamka.

“Oh, anaknya Pram. Apa kabar bapakmu sekarang?” tanya Hamka ramah.

Anak perempuan Pram tersebut mengajak laki-laki seorang keturunan Cina.

Kepada Hamka, si perempuan kemudian memperkenalkan diri. Namanya Astuti. Sedangkan yang laki-laki bernama Daniel Setiawan.

Astuti menemani Daniel menemui Buya Hamka untuk masuk Islam, sekaligus mempelajari agama Islam. Daniel ingin menjadi seorang mualaf.

Menurut Astuti, selama ini, Daniel adalah seorang non muslim. Ayahnya, Pramoedya, tidak setuju jika anak perempuannya yang muslimah menikah dengan laki-laki yang berbeda kultur dan agama.

Setelah Astuti mengutarakan maksud kedatangannya, serta bercerita latar belakang hubungannya dengan Daniel, tanpa ragu sedikit pun, Hamka meluluskan permohonan keduanya.

Daniel Setiawan, calon menantu Pramoedya Ananta Toer, langsung dibimbing oleh Hamka membaca dua kalimat syahadat.

Hamka lalu menganjurkan Daniel untuk berkhitan dan menjadwalkan untuk memulai belajar agama Islam dengan Hamka. Dalam pertemuan dengan putri sulung Pramoedya dan calon menantunya itu,

Hamka sama sekali tidak menyinggung bagaimana sikap Pramoedya terhadapnya, beberapa tahun sebelumnya yang pernah menuduhnya maling. Melalui lembar Lentera di Harian Bintang Timoer, Pram menuduh Hamka plagiat.

Benar-benar seperti tidak pernah terjadi apa-apa di antara keduanya.

Tanpa dendam, Hamka justru memuji karya Pram, antara lain Keluarga Gerilya dan Subuh. Anak perempuan Pram itu akan menikah dan meminta bantuan Hamka untuk meng-islam-kan calon suaminya.

Permohonan ini disambut gembira oleh Hamka. Astuti, anak Pramoedya itu, lantas tak bisa menahan ledakan tangisnya karena sikap manis dari orang yang pernah “diganyang” ayahnya.

Alasan Pram mengutus calon menantunya menemui Hamka cukup unik.

“Masalah faham kami tetap berbeda. Saya ingin putri saya yang muslimah harus bersuami dengan laki-laki yang seiman. Saya lebih mantap mengirim calon menantu saya belajar agama Islam dan masuk Islam kepada Hamka,” ujar Pram.

Kalian boleh berkesimpulan.

Secara tidak langsung, dengan Pramoedya mengirim calon menantunya ditemani anak perempuannya kepada Hamka, adalah bentuk permintaan maaf atas sikapnya yang telah memperlakukan Hamka selama ini.

Hamka juga telah memaafkan Pramoedya dengan bersedia membimbing dan memberi pelajaran agama Islam kepada sang calon menantunya.

***

Tanggal 16 Juni 1970, Buya dihubungi Kafrawi, Sekjen Departemen Agama. Pagi-pagi, sekjen ini datang ke rumah Buya. Kafrawi membawa pesan dari keluarga mantan Presiden Soekarno untuk Buya.

Pesan itu pesan terakhir dari Soekarno. Begini pesannya:

“Bila aku mati kelak. Minta kesediaan Hamka untuk menjadi imam shalat jenazahku.”

Tanpa ragu, pesan yang dibawa utusan itu dilaksanakan oleh Hamka.

Hamka tiba di Wisma Yaso bersama penjemputnya. Di wisma itu telah banvak pelayat berdatangan. Penjagaan pun sangat kuat. Shalat jenazah baru akan dimulai menunggu kehadiran Buya.

Melihat jenazah Soekarno, sahabatnya di masa muda, air matanya mengalir. Ia kecup sang Proklamator, dengan doa. Ia mohonkan ampun atas dosa-dosa sang mantan penguasa. Dosa orang yang memasukkannya ke penjara dan disiksa setiap hari.

Di hadapan jasad Soekarno, dengan takbir, ia mulai memimpin sholat jenazah. Untuk memenuhi keinginan terakhir Soekarno.

Mungkin, ini isyarat permohonan maaf Soekarno pada Hamka. Isak tangis haru, terdengar di sekeliling.

Usai Shalat, selesai berdoa, ada yang bertanya kepada Buya.

”Apa Buya tidak dendam kepada Soekarno yang telah menahan Buya sekian lama di penjara?”

”Hanya Allah yang mengetahui seseorang itu munafik atau tidak. Yang jelas, sampai ajalnya, dia tetap seorang muslim. Kita wajib menyelenggarakan jenazahnya dengan baik,” jelas Buya tanpa ragu.

Buya tidak pernah dendam kepada orang yang pernah menyakitinya. Bagi Buya, dendam itu termasuk dosa.

Selama dua tahun empat bulan ia ditahan. Ia merasa semua itu anugerah dari Allah kepadanya.

Dengan masuk penjara, ia dapat menyelesaikan Kitab Tafsir Al Quran 30 Juz Al Azhar yang monumental itu. Bila bukan dalam tahanan, ia tidak mungkin ada waktu untuk mengerjakan dan menyelesaikannya.

Berkat kekejian PKI dan tangan besi Soekarno kepada Buya, kalian bisa membaca tafsir Al-Azhar dengan sempurna.

Orang-orang besar memang memiliki cara mereka sendiri untuk meminta maaf kepada mereka yang pernah dizalimi. Demikian sebaliknya yang pernah terdzalimi, mereka punya hati seluas samudera untuk memaafkan. (*)

—-

Catatan *Anab Afifi* dalam bukunya *AYAT-AYAT YANG DISEMBELIH*

SHARE AGAR LEBIH BERMANFAAT

=============================
GRIYA HILFAAZ
Pusat Busana Muslim Berkualitas
Diskon setiap hari
Menerima reseller, dropshipper, agen

https://www.facebook.com/hilfaaz/photos/

https://www.tokopedia.com/griyahilfaaz

update stock instagram : griya_hilfaaz
==============================
==============================

Advertisements

Kisah tentang Ridha


Di suatu malam seorang ayah membacakan cerita untuk anak perempuannya.
Setelah membacakan cerita, si ayah bertanya kepada anaknya : “Nak, apa kamu sayang Ayah?”
Si anak menjawab, “Tentu saja aku sayang Ayah”
Ayahnya tersenyum lalu bertanya, “Kalau begitu, boleh Ayah minta kalungmu?”
Lalu si anak menjawab, “Ayah, aku sayang Ayah, tapi aku juga sayang sama kalung ini”
Lalu Ayahnya berkata, “Ya sudah tidak apa-apa, Ayah hanya bertanya saja”
Si ayah lalu pergi.
Di malam berikutnya selama 3 hari berturut-turut, ayahnya menanyakan hal yang sama & si anak pun menjawab degnna kata-kata yang sama.
Si anak berpikir sambil memegang kalung imitasi kesayangannya itu, “Kenapa tiba-tiba Ayah mau kalung ini? Ini kalung yang paling aku sayangi, kalung ini pun pemberian Ayah juga”
Malam berikutnya, sang Ayah menanyakan hal yang sama, lalu si anak berkata, “Ayah, Ayah tahu aku sayang sama Ayah & juga kalung ini. Tapi kalau Ayah mau kalung ini, ya sudah aku berikan ke Ayah”
Si anak memberikan kalungnya & Ayahnya mengambilnya dengan tangan kiri, lalu Ayahnya memasukkan tangan kanannya ke saku kanan & mengambil kalung berbentuk sama namun emasnya asli.
Ayahnya mengenakannya pada leher anaknya, “Anakku, sebetulnya kalung ini sudah ada di saku Ayah sejak pertama kali Ayah meminta kalungmu, tapi Ayah menunggu kamu memberikan sendiri kalungmu itu & Ayah gantikan dengan yang lebih baik & indah”
Si anak menangis terharu.
Seringkali kita merasa Allah tidak adil. Dia yang memberikan tapi kenapa Dia juga yang mengambilnya, kadang kita selalu sakit hati, sedih dan kecewa, tapi tidakkah kita tahu, di saat Allah mengambil sesuatu yang berharga dari kita, ternyata Allah punya rencana lain. Dia mau menggantikannya dengan yang LEBIH BAIK lagi dari apa yang sudah kita miliki sekarang.
Jadi,
* Terimalah apapun yang kita alami (bersabar),
* Berilah apa yang harus kita berikan (beramal),
* Kembalikanlah apa yang diminta oleh Allah (ikhlas), dan
* Tetaplah bersyukur, maka rejekimu akan dilipat gandakan
smoga kita slalu merasa bersyukur dg apa yg sdh kita miliki

 

Busana Muslim Branded Berkualitas
Busana Muslim Branded Berkualitas
SHARE AGAR LEBIH BERMANFAAT
=============================
GRIYA HILFAAZ
Pusat Busana Muslim Berkualitas
https://www.tokopedia.com/griyahilfaaz
update stock instagram : griya_hilfaaz
==============================

Segera Iringi Keburukan Dengan Kebaikan


 

Kau bentak istrimu
Segera beri ia pelukan dan hadiah kejutan
Kau tertinggal subuh berjamaah
Segera shalat dhuha yang lebih banyak
Kau marah berlebihan pada bawahanmu
Segera beri ia bonus
Kau telah berlagak sombong
Segeralah berinfak dan sedekah

Saudaraku
Jangan pernah depresi
Berlarut dalam rasa bersalah
walaupun itu fatal dan memalukan
Segera iringi dengan kebaikan selanjutnya

Seorang muslim tidak pernah
Depresi larut dalam kesalahan
Tapi ia segera bangkit
Dengan membawa kebaikan

ﻭَﺃَﺗْﺒِﻊِ ﺍﻟﺴَّﻴِّﺌَﺔَ ﺍﻟْﺤَﺴَﻨَﺔَ ﺗَﻤْﺤُﻬَﺎ

“Iringilah kejelakan dengan kebaikan, niscaya kebaikan
tersebut akan menghapuskannya (HR. Tirmidzi)

@Bandara Sumbawa Besar

Penyusun: Raehanul Bahraen

Busana Muslim Branded Berkualitas
Busana Muslim Branded Berkualitas
SHARE AGAR LEBIH BERMANFAAT
=============================
GRIYA HILFAAZ
Pusat Busana Muslim Berkualitas
https://www.tokopedia.com/griyahilfaaz
update stock instagram : griya_hilfaaz
==============================

HUKUMAN YANG TIDAK TERASA


 

Seorang murid mengadu kepada gurunya:
_”Ustadz, betapa banyak kita berdosa kepada Allah dan tidak menunaikan hakNya sebagaimana mestinya, tapi saya kok tidak melihat Allah menghukum kita”_.

Sang Guru menjawab dengan tenang:
_”Betapa sering Allah menghukummu tapi engkau tidak terasa”_.

_”Sesungguhnya salah satu hukuman Allah yang terbesar yang bisa menimpamu wahai anakku, ialah: *Sedikitnya taufiq* (kemudahan) untuk mengamalkan ketaatan dan amal amal kebaikan”_.

Tidaklah seseorang diuji dengan musibah yang lebih besar dari *”kekerasan hatinya dan kematian hatinya”*.

Sebagai contoh:
Sadarkah engkau, bahwa Allah telah *mencabut darimu rasa bahagia dan senang* dengan munajat kepadaNya, merendahkan diri kepadaNya, menyungkurkan diri di harapannya..?

Sadarkah engkau *tidak diberikan rasa khusyu’* dalam shalat..?

Sadarkah engkau, bahwa beberapa hari2 mu telah berlalu dari hidupmu, tanpa membaca Al-Qur’an, padahal engkau mengetahui firman Allah:
_”Sekiranya Kami turunkan Al-Qur’an ini ke gunung, niscaya engkau melihatnya tunduk, retak, karena takut kepada Allah”_.

Tapi engkau tidak tersentuh dengan Ayat Ayat Al-Qur’an, seakan engkau tidak mendengarnya…

Sadarkah engkau, telah berlalu beberapa malam yang panjang sedang engkau tidak melakukan Qiyamullail di hadapan Allah, walaupun terkadang engkau begadang…

Sadarkah engkau, bahwa telah berlalu atasmu musim musim kebaikan seperti: Ramadhan.. Enam hari di bulan Syawwal.. Sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, dst.. tapi engkau belum diberi taufiq untuk memanfaatkannya sebagaimana mestinya..??

Hukuman apa lagi yang lebih berat dari itu..???
Tidakkah engkau merasakan beratnya mengamalkan banyak ketaatan (amal ibadah)..???

Tidakkah Allah menahan lidahmu untuk berdzikir, beristighfar dan berdo’a kepadanya..???

Tidakkah terkadang engkau merasakan bahwa engkau lemah di hadapan hawa nafsu..???

Hukuman apa lagi yang lebih berat dari semua ini..???

Sadarkah engkau, yang mudah bagimu berghibah, mengadu domba, berdusta, memandang ke yang haram..???

Sadarkah engkau, bahwa Allah membuatmu lupa kepada Akhirat, lalu Allah menjadikan dunia sebagai perhatian terbesarmu dan ilmu tertinggi..???

Semua *bentuk pembiaran* ini dengan berbagai bentuknya ini, hanyalah beberapa bentuk hukuman Allah kepadamu, sedang engkau menyadarinya, atau tidak menyadarinya…

Waspadalah wahai sahabatku, agar engkau tidak terjatuh ke dalam dosa dosa dan meninggalkan kewajiban kewajiban.

Karena *hukuman yang paling ringan* dari Allah terhadap hambaNya ialah:
_*”Hukuman yang terasa”* pada harta, atau anak, atau kesehatan._

Sesungguhnya *hukuman terberat* ialah: _*”Hukuman yang tidak terasa”*_ pada kematian hati, lalu ia tidak merasakan nikmatnya ketaatan, dan tidak merasakan sakitnya dosa._

Karena itu wahai sahabat2ku, *Perbanyaklah di sela sela harimu, amalan taubat dan istighfar, semoga Allah menghidupkan hatimu…*

(Diterjemahkan dari Taushiyah Syaikh Abdullah Al-‘Aidan di Masjidil Haram)

 

Busana Muslim Branded Berkualitas
Busana Muslim Branded Berkualitas
SHARE AGAR LEBIH BERMANFAAT
=============================
GRIYA HILFAAZ
Pusat Busana Muslim Berkualitas
https://www.tokopedia.com/griyahilfaaz
update stock instagram : griya_hilfaaz
==============================

Cara Sehat Paling Mudah


Jika anda membaca judul diatas, mungkin sudah mulai bertanya tanya, bagaimana cara sehat paling mudah dan pastinya bisa terbebas dari berbagai penyakit? maunya gitu khan?

Pastilah…saya juga maunya begitu, namun apa bener tu bisa kayak gitu, sehat dengan mudah?

Sebenarnya sederhana kok, saya sering sampaikan dalam berbagai acara acara saya bagaimana cara sehatnya Rasululah, kenapa Rasulullah? karena beliaulah satu satunya manusia di muka bumi ini yang sehat jiwa dan raganya dan tidak sakit sakit seperti banyaknya manusia modern saat ini.

Hmm…ada apa nih dengan manusia modern? ada yang ga benar disana? jika saya membahasnya dari sisi kesehatan,manusia modern umumnya makannnya juga makan manusia modern, apa itu?  makanan olahan yang berlimpah yang dikonsumsi setiap saat, makanan beku, dan makanan yang banyak sekali mengandung berbagai macam perisa, penyedap dan lainnya.

 

Tidak boleh dikonsumsi? jelas tidak la, bisa bisa saya dikejar oleh produsen produsen makanan tersebut, namun cara hidup sehat ala Rasululah yang juga saya sebutkan dalam buku Jurus Sehat Rasululah karangan saya, sebenarnya sederhana kok, bisa anda kerjakan setiap saat, asal punya keinginan.

Beberapa hal berikut yang bisa kita contoh antara lain, saya nggak bisa sebutkan semua lo, karena terlalu banyak…namun mudah mudahan ini dapat membantu anda hidup jauh lebih baik dan lebih sehat , mau khan?

1. Perbaiki seluruh amal ibadah kita, mulai dari sholat, shalat sebagaiman shalatnya Rasululah, shalatlah tepat waktu, gerakan shalat, perbaikilah semua yang berhubungan dengan shalat, termasuk wudhu ya…

2. Tidurlah seperti tidur Rasululah, Rasulullah tidur selepas isya, untuk persiapan bangun tengah malam, jadi tidur beliau pun bagian dari ibadah khan ?

3. Mulailah untuk lebih banyak tersenyum, usahakan setiap bertemu dengan orang lain, kita menunjukan senyum yang terbaik, wajah yang menyenangkan, bahkan bersalamanpun coba deh salaman ala Rasulullah, tahu khan ?

4. Coba jadwalkan untuk silaturahim ke keluarga atau kerabat, baik dari orang tua kita, saudara, termasuk mengunjungi ulama, ke majelis ilmu mereka.

5. Mengajilah atau bacalah Aquran setiap hari, kalau 1 juz bisa ya alhamdulilah, namun jangan pernah seharipun dalam hidup kita tidak berkomunikasi dengan Allah via Alquran.

6. Bacalah wirid pagi dan petang setiap hari, karena itu akan jadi kekebalan iman kita.

7. Jangan biarkan lisan kita hanya diam tiada mengucap apa apa, usahakan setiap saat lisan kita basah dengan zikrullah.

8. Jangan pernah melewatkan setiap hari dalam kehidupan kita tanpa bersedekah, usahakan tangan anda sendiri yang menyerahkan bantuan atau sedekah tersebut.

masih banyakkkkk..saya nggak bisa sampein semua, namun beberapa sunnah diatas mulai anda kerjakan, insha Allah kesehatan anda akan jauh lebih baik, ada hubungannya? jelas ada, kata siapa? Kata Rasulullah..ada keberkahan dari apa yang saya sampaikan diatas, itu prinsipnya, terusss…yang bener bener berhubungan dengan fisik apa?

Gampang kok…saya sarankan mulailah makan dan minum ala Rasulullah,apa clue nya?

Rasulullah makan dan minumnya sangat sederhana, Sahabat beliau pun makan dan minum dengan sederhana, dan yang mereka makan saat itu juga makanan dan minuman yang masih banyak dalam keadaan belum banyak diolah, apalagi menggunakan berbagai bahan tambahan pangan yang berasal dari bahan kimia.

Minumlah lebih sering daripada makan, minum air putih ya, bukan air berwarna, minum sesering mungkin, jangan menunggu haus, namun, untuk makan, usahakan jangan terlalu sering makan, namun makanlah khususnya jika kita benar benar dalam keadaan lapar, dan jangan tidur dalam keadaan kenyang.

cukup? masih banyak sih…nanti kita sambung lagi…

Salam Sehat ala Rosul….

 

Zaidul Akbar

Inspirator Kesehatan Islam

Cara Sehat Paling Mudah

[RIP] Rest in Peace


⚠️[RIP] Rest in Peace💔

➡️ Pertama: Mengucapkan RIP (Rest in Peace) atau “Beristirahatlah dalam Damai” untuk orang yang meninggal dunia adalah kebiasaan orang-orang kafir maka tidak boleh bagi seorang muslim. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ تَشَبَّه بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

🌴 “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka dia bagian dari mereka.” [HR. Abu Daud dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu’anhuma, Al-Irwa’: 1269]

➡️ Kedua: Ucapan tersebut tidak berdasarkan dalil Al-Qur’an dan As-Sunnah, dan tidak pula bermakna do’a. Adapun yang disyari’atkan adalah mengucapkan istirja’ (innaa lillahi wa innaa ilaihi rooji’un) dan mendo’akan agar si mayit mendapatkan ampunan, dengan do’a-do’a yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam, seperti do’a Nabi shallallahu’alaihi wa sallam untuk Abu Salamah radhiyallahu’anhu, sahabat beliau yang meninggal dunia,

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لأَبِى سَلَمَةَ وَارْفَعْ دَرَجَتَهُ فِى الْمَهْدِيِّين وَاخْلُفْهُ فِى عَقِبِهِ فِى الْغَابِرِينَ وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهُ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ وَافْسَحْ لَهُ فِى قَبْرِهِ وَنَوِّرْ لَهُ فِيهِ

🌴 “Ya Allah ampunilah Abu Salamah, angkatlah derajatnya di tengah orang-orang yang mendapatkan hidayah, gantikanlah sepeninggalnya untuk orang-orang yang ia tinggalkan, ampunilah kami dan dia wahai Rabbal ‘aalamiin, luaskanlah kuburannya dan terangilah dia padanya.” [HR. Muslim dari Ummu Salamah radhiyallahu’anha]

➡️ Ketiga: Ucapan tersebut mengandung kebatilan, karena kita tidak tahu kondisi orang yang mati itu, apakah ia dalam keadaan mendapatkan nikmat ataukah azab kubur. Demikian pula setelah hari kebangkitannya, kita tidak tahu apakah ia termasuk penghuni surga atau neraka. Ini jika yang meninggalkan dalam keadaan muslim, kita tidak bisa mengklaim ia pasti beristirahat dengan tenang, sebab hanya Allah ta’ala yang mengetahuinya, kewajiban kita hanyalah mendo’akannya. Akan tetapi seorang muslim itu, kalaupun ia mendapatkan azab kubur dan neraka maka azabnya tidaklah kekal seperti orang-orang kafir.

➡️ Keempat: Jika si mayit itu mati dalam keadaan kafir maka orang-orang kafir adalah penghuni neraka, bagaimana bisa dikatakan: Beristirahatlah dalam damai…?!

✅ Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا أُولَئِكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِ

🌴 “Sesungguhnya orang-orang kafir dari ahli kitab (Yahudi dan Nashrani) dan orang-orang musyrik (Hindu, Budha dan lain-lain) akan masuk neraka jahannam, mereka kekal di dalamnya. Mereka adalah seburuk-buruk makhluq.” [Al-Bayyinah: 6]

✅ Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman,

إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ

🌴 “Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang lalim itu seorang penolong pun.” [Al-Maidah: 72]

✅ Allah jalla wa ‘ala juga berfirman,

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ

🌴 “Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan Dia mengampuni dosa yang selain dari syirik itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya.” [An-Nisa’: 48, 116]

➡️ Kelima: Demikian pula tidak disyari’atkan untuk mengucapkan bagi mayyit dengan ucapan, “Almarhum” (yang dirahmati), karena kita tidak dapat memastikan hal tersebut, yang disyari’atkan bagi kita adalah mendoakan seorang mukmin agar dirahmati, adapun orang kafir yang mati maka haram untuk didoakan rahmat dan ampunan. Disebutkan dalam fatwa Al-Lajnah Ad-Daimah,

المشروع أن يقال في حق الميت المسلم: رحمه الله، لا المرحوم

🌴 “Disyari’atkan untuk dikatakan bagi mayyit yang muslim adalah, “Rahimahullah” (semoga Allah merahmatinya), bukan “Almarhum” (yang dirahmati).” [Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah, 9/141 no. 4335]

وبالله التوفيق، وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

📲 Gabung Channel Telegram Ta’awun Dakwah: https://telegram.me/taawundakwah

🌐 Sumber: http://sofyanruray.info/ri

🔥DUA JENIS HUTANG⚡️


🔥DUA JENIS HUTANG⚡️

➡️Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

الدَّيْنُ دَيْنَانِ فَمَنْ مَاتَ وَهُوَ يَنْوِي قَضَاءَهُ فَأَنَا وَلِيُّهُ وَمَنْ مَاتَ وَلَا يَنْوِي قَضَاءَهُ فَذَلِكَ الَّذِي يُؤْخَذُ مِنْ حَسَنَاتِهِ لَيْسَ يَوْمَئِذٍ دِينَارٌ وَلَا دِرْهَمٌ

👉“Hutang itu ada dua bentuk, barangsiapa yang mati dalam keadaan berniat melunasi hutangnya maka aku adalah walinya, dan barangsiapa yang mati dalam keadaan tidak berniat melunasinya maka itulah yang akan diambil kebaikan-kebaikannya pada hari kiamat, yang ketika itu tidak bermanfaat lagi dinar dan dirham.” [HR. Ath-Thabrani dari Ibnu Umar radhiyallahu’anhuma, Shahihul Jaami’: 3418]

 

Pusat Busana Muslim Branded Berkualitas

 

📋#Beberapa_Pelajaran:

1) Bahaya perbuatan zalim, orang yang berbuat zalim di dunia maka di akhirat kebaikan-kebaikannya akan diberikan kepada orang-orang yang pernah ia zalimi, atau sebaliknya apabila kebaikan-kebaikannya tidak mencukupi untuk membayar kezalimannya maka dosa-dosa mereka ditimpakan kepadanya, kemudian ia dilempar ke neraka, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam,

أَتَدْرُونَ مَا الْمُفْلِسُ قَالُوا الْمُفْلِسُ فِينَا مَنْ لاَ دِرْهَمَ لَهُ وَلاَ مَتَاعَ فَقَالَ إِنَّ الْمُفْلِسَ مِنْ أُمَّتِى يَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِصَلاَةٍ وَصِيَامٍ وَزَكَاةٍ وَيَأْتِى قَدْ شَتَمَ هَذَا وَقَذَفَ هَذَا وَأَكَلَ مَالَ هَذَا وَسَفَكَ دَمَ هَذَا وَضَرَبَ هَذَا فَيُعْطَى هَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ وَهَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ فَإِنْ فَنِيَتْ حَسَنَاتُهُ قَبْلَ أَنْ يُقْضَى مَا عَلَيْهِ أُخِذَ مِنْ خَطَايَاهُمْ فَطُرِحَتْ عَلَيْهِ ثُمَّ طُرِحَ فِى النَّارِ

👉“Tahukah kalian siapa orang yang bangkrut itu?” Sahabat menjawab, “Orang yang bangkrut di tengah-tengah kami adalah orang yang tidak memiliki dinar dan harta”. Maka Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

👉“Sesungguhnya orang yang bangkrut dari umatku adalah seseorang yang datang pada hari kiamat dengan membawa amalan sholat, puasa, zakat, namun dia pernah mencaci fulan, menuduh fulan, memakan harta fulan, menumpahkan darah fulan dan memukul fulan. Maka diambil kebaikan-kebaikan yang pernah dia lakukan untuk diberikan kepada orang-orang yang pernah ia zalimi. Hingga apabila kebaikan-kebaikannya habis sebelum terbalas kezalimannya, maka kesalahan orang-orang yang pernah ia zalimi tersebut ditimpakan kepadanya, kemudian ia dilempar ke neraka.” [HR. Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu]

2) Termasuk perbuatan zalim yang besar adalah menunda-nunda pembayaran hutang dalam keadaan mampu membayar dan sudah jatuh tempo, apalagi yang tidak berniat bayar sama sekali.

3) Keadilan Allah subhanahu wa ta’ala dalam hadits ini jelas terlihat dari dua sisi:

✅ Pertama: Semua kezaliman kepada hamba-hamba-Nya akan dibalas pada hari kiamat.

✅ Kedua: Orang yang berhutang dan berniat bayar namun belum mampu untuk membayar sampai ia meninggal dunia maka tidak digolongkan sebagai orang yang zalim.

4) Harta yang dimiliki seseorang di dunia tidak sedikit pun dapat menyelamatkannya dari azab Allah ta’ala di akhirat kelak karena kezaliman yang ia lakukan di dunia.

5) Peringatan bagi ahli waris untuk segera membayar hutang mayyit apabila ia meninggalkan harta, dan kewajiban ini harus mereka tunaikan sebelum membagi harta warisannya.

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

 

💾🌐Sumber: http://sofyanruray.info/dua-jenis-hutang/