Tag Archive | minat

Tak ada dendam diantara kita.


*Tak ada dendam diantara kita.*

Suatu hari, datanglah seorang mahasiswi IKIP yang memperkenalkan dirinya sebagai putri sulung dari Pramoedya Ananta Toer, menghadap Buya Hamka.

“Oh, anaknya Pram. Apa kabar bapakmu sekarang?” tanya Hamka ramah.

Anak perempuan Pram tersebut mengajak laki-laki seorang keturunan Cina.

Kepada Hamka, si perempuan kemudian memperkenalkan diri. Namanya Astuti. Sedangkan yang laki-laki bernama Daniel Setiawan.

Astuti menemani Daniel menemui Buya Hamka untuk masuk Islam, sekaligus mempelajari agama Islam. Daniel ingin menjadi seorang mualaf.

Menurut Astuti, selama ini, Daniel adalah seorang non muslim. Ayahnya, Pramoedya, tidak setuju jika anak perempuannya yang muslimah menikah dengan laki-laki yang berbeda kultur dan agama.

Setelah Astuti mengutarakan maksud kedatangannya, serta bercerita latar belakang hubungannya dengan Daniel, tanpa ragu sedikit pun, Hamka meluluskan permohonan keduanya.

Daniel Setiawan, calon menantu Pramoedya Ananta Toer, langsung dibimbing oleh Hamka membaca dua kalimat syahadat.

Hamka lalu menganjurkan Daniel untuk berkhitan dan menjadwalkan untuk memulai belajar agama Islam dengan Hamka. Dalam pertemuan dengan putri sulung Pramoedya dan calon menantunya itu,

Hamka sama sekali tidak menyinggung bagaimana sikap Pramoedya terhadapnya, beberapa tahun sebelumnya yang pernah menuduhnya maling. Melalui lembar Lentera di Harian Bintang Timoer, Pram menuduh Hamka plagiat.

Benar-benar seperti tidak pernah terjadi apa-apa di antara keduanya.

Tanpa dendam, Hamka justru memuji karya Pram, antara lain Keluarga Gerilya dan Subuh. Anak perempuan Pram itu akan menikah dan meminta bantuan Hamka untuk meng-islam-kan calon suaminya.

Permohonan ini disambut gembira oleh Hamka. Astuti, anak Pramoedya itu, lantas tak bisa menahan ledakan tangisnya karena sikap manis dari orang yang pernah “diganyang” ayahnya.

Alasan Pram mengutus calon menantunya menemui Hamka cukup unik.

“Masalah faham kami tetap berbeda. Saya ingin putri saya yang muslimah harus bersuami dengan laki-laki yang seiman. Saya lebih mantap mengirim calon menantu saya belajar agama Islam dan masuk Islam kepada Hamka,” ujar Pram.

Kalian boleh berkesimpulan.

Secara tidak langsung, dengan Pramoedya mengirim calon menantunya ditemani anak perempuannya kepada Hamka, adalah bentuk permintaan maaf atas sikapnya yang telah memperlakukan Hamka selama ini.

Hamka juga telah memaafkan Pramoedya dengan bersedia membimbing dan memberi pelajaran agama Islam kepada sang calon menantunya.

***

Tanggal 16 Juni 1970, Buya dihubungi Kafrawi, Sekjen Departemen Agama. Pagi-pagi, sekjen ini datang ke rumah Buya. Kafrawi membawa pesan dari keluarga mantan Presiden Soekarno untuk Buya.

Pesan itu pesan terakhir dari Soekarno. Begini pesannya:

“Bila aku mati kelak. Minta kesediaan Hamka untuk menjadi imam shalat jenazahku.”

Tanpa ragu, pesan yang dibawa utusan itu dilaksanakan oleh Hamka.

Hamka tiba di Wisma Yaso bersama penjemputnya. Di wisma itu telah banvak pelayat berdatangan. Penjagaan pun sangat kuat. Shalat jenazah baru akan dimulai menunggu kehadiran Buya.

Melihat jenazah Soekarno, sahabatnya di masa muda, air matanya mengalir. Ia kecup sang Proklamator, dengan doa. Ia mohonkan ampun atas dosa-dosa sang mantan penguasa. Dosa orang yang memasukkannya ke penjara dan disiksa setiap hari.

Di hadapan jasad Soekarno, dengan takbir, ia mulai memimpin sholat jenazah. Untuk memenuhi keinginan terakhir Soekarno.

Mungkin, ini isyarat permohonan maaf Soekarno pada Hamka. Isak tangis haru, terdengar di sekeliling.

Usai Shalat, selesai berdoa, ada yang bertanya kepada Buya.

”Apa Buya tidak dendam kepada Soekarno yang telah menahan Buya sekian lama di penjara?”

”Hanya Allah yang mengetahui seseorang itu munafik atau tidak. Yang jelas, sampai ajalnya, dia tetap seorang muslim. Kita wajib menyelenggarakan jenazahnya dengan baik,” jelas Buya tanpa ragu.

Buya tidak pernah dendam kepada orang yang pernah menyakitinya. Bagi Buya, dendam itu termasuk dosa.

Selama dua tahun empat bulan ia ditahan. Ia merasa semua itu anugerah dari Allah kepadanya.

Dengan masuk penjara, ia dapat menyelesaikan Kitab Tafsir Al Quran 30 Juz Al Azhar yang monumental itu. Bila bukan dalam tahanan, ia tidak mungkin ada waktu untuk mengerjakan dan menyelesaikannya.

Berkat kekejian PKI dan tangan besi Soekarno kepada Buya, kalian bisa membaca tafsir Al-Azhar dengan sempurna.

Orang-orang besar memang memiliki cara mereka sendiri untuk meminta maaf kepada mereka yang pernah dizalimi. Demikian sebaliknya yang pernah terdzalimi, mereka punya hati seluas samudera untuk memaafkan. (*)

—-

Catatan *Anab Afifi* dalam bukunya *AYAT-AYAT YANG DISEMBELIH*

SHARE AGAR LEBIH BERMANFAAT

=============================
GRIYA HILFAAZ
Pusat Busana Muslim Berkualitas
Diskon setiap hari
Menerima reseller, dropshipper, agen

https://www.facebook.com/hilfaaz/photos/

https://www.tokopedia.com/griyahilfaaz

update stock instagram : griya_hilfaaz
==============================
==============================

Kisah tentang Ridha


Di suatu malam seorang ayah membacakan cerita untuk anak perempuannya.
Setelah membacakan cerita, si ayah bertanya kepada anaknya : “Nak, apa kamu sayang Ayah?”
Si anak menjawab, “Tentu saja aku sayang Ayah”
Ayahnya tersenyum lalu bertanya, “Kalau begitu, boleh Ayah minta kalungmu?”
Lalu si anak menjawab, “Ayah, aku sayang Ayah, tapi aku juga sayang sama kalung ini”
Lalu Ayahnya berkata, “Ya sudah tidak apa-apa, Ayah hanya bertanya saja”
Si ayah lalu pergi.
Di malam berikutnya selama 3 hari berturut-turut, ayahnya menanyakan hal yang sama & si anak pun menjawab degnna kata-kata yang sama.
Si anak berpikir sambil memegang kalung imitasi kesayangannya itu, “Kenapa tiba-tiba Ayah mau kalung ini? Ini kalung yang paling aku sayangi, kalung ini pun pemberian Ayah juga”
Malam berikutnya, sang Ayah menanyakan hal yang sama, lalu si anak berkata, “Ayah, Ayah tahu aku sayang sama Ayah & juga kalung ini. Tapi kalau Ayah mau kalung ini, ya sudah aku berikan ke Ayah”
Si anak memberikan kalungnya & Ayahnya mengambilnya dengan tangan kiri, lalu Ayahnya memasukkan tangan kanannya ke saku kanan & mengambil kalung berbentuk sama namun emasnya asli.
Ayahnya mengenakannya pada leher anaknya, “Anakku, sebetulnya kalung ini sudah ada di saku Ayah sejak pertama kali Ayah meminta kalungmu, tapi Ayah menunggu kamu memberikan sendiri kalungmu itu & Ayah gantikan dengan yang lebih baik & indah”
Si anak menangis terharu.
Seringkali kita merasa Allah tidak adil. Dia yang memberikan tapi kenapa Dia juga yang mengambilnya, kadang kita selalu sakit hati, sedih dan kecewa, tapi tidakkah kita tahu, di saat Allah mengambil sesuatu yang berharga dari kita, ternyata Allah punya rencana lain. Dia mau menggantikannya dengan yang LEBIH BAIK lagi dari apa yang sudah kita miliki sekarang.
Jadi,
* Terimalah apapun yang kita alami (bersabar),
* Berilah apa yang harus kita berikan (beramal),
* Kembalikanlah apa yang diminta oleh Allah (ikhlas), dan
* Tetaplah bersyukur, maka rejekimu akan dilipat gandakan
smoga kita slalu merasa bersyukur dg apa yg sdh kita miliki

 

Busana Muslim Branded Berkualitas
Busana Muslim Branded Berkualitas
SHARE AGAR LEBIH BERMANFAAT
=============================
GRIYA HILFAAZ
Pusat Busana Muslim Berkualitas
https://www.tokopedia.com/griyahilfaaz
update stock instagram : griya_hilfaaz
==============================

KEHIDUPAN KELUARGAKU SETELAH MENIADAKAN TV DI RUMAHKU


 

Suatu ketika saya mendapat kiriman email dari seorang ibu yang mengaku katanya pendengar setia acara Indonesian Strong from Home, yang di tayangkan di Smart FM., beliau juga mengaku pembaca setia dari blog saya yakni www.ayahkita.blogspot.com.

Tak hanya sampai disitu beliau ini juga mengaku pembaca buku yang saya tulis dan telah memraktekkan pesan-pesan yang ada didalamnya satu demi satu…., ini bukan promo lho…tapi memang begitulah pembukaan isi suratnya.

Lalu pada bagian pembukaan kedua surat tersebut beliau juga memberikan beberapa pujian yang tidak perlu saya sebutkan tentunya, karena saya takut kepala saya benjol lagi karena waktu pertama kali saya baca pujian-pujian itu, tubuh saya tiba-tiba melayang ke atas hingga kepala saya sempat beberapa kali membentur atap.

Setelah itu si Ibu ini bercerita tentang bagaimana asyiknya ia membaca buku saya, yang katanya sampai tanpa sadar kepalanya mengaangguk-angguk tanda setuju, karena ternyata buku yang di bacanya ini berjudul 37 kebiasaan orang tua yang telah membuat anaknya suka melawan dan susah di atur. Jadi kelihatannya anggukan kepalanya itu sebagai pertanda setuju kalau beberapa diantaranya atau mungkin malah sebagian besar dari kebiasaan tersebut pernah dilakukannya.

Setelah dua kali menamatkan buku itu, kata si Ibu tadi, lalu ia mulai berusaha untuk mengubah kebiasaannya satu demi satu, tapi sayangnya ternyata itu tidak mudah..lho, selalu saja lupa dan kelepasan katanya….terutama untuk tidak marah dan membentak.

Namun berkat niatnya yang begitu besar dan kerjasama yang erat dengan suami akhirnya beberapa bagian terberat bisa dia lewati dengan baik, artinya kebiasaan buruknya bisa ia ganti dengan yang baik.

Dan ajaib katanya, anak saya prilakunya mulai berubah menjadi lebih baik dari hari ke hari. Wah saya senengnya bukan main, dan jadi semakin tertantang untuk menerapkan semuanya nich…katanya.

Perlahan tapi pasti, si ibu ini terus berusaha untuk merubah kebiasaan buruk satu demi satu. Ibu ini mengatakan, ternyata semakin banyak kebiasaan yang saya perbaiki maka semakin anak saya juga berubah menjadi lebih baik lagi lho. Wow nggak nyangka katanya hampir seperti sulapan.

Busana Muslim Branded Berkualitas
Busana Muslim Branded Berkualitas

Namun sayangnya ketika tiba pada kebiasan yang ke- 36, yakni pada waktu saya berusaha mengikuti kebiasaan untuk tidak menonton tanyangan2 TV yang tidak mendidik dirumah, wah bukan main, rasanya ini sangat berat sekali…sempat terjadi dilema karena saya dan anak-anak saya termasuk penggemar berat TV dengan berbagai tayangannya. yang ternyata baru saya sadari belakangan ini kalau itu sangat berpengaruh terhadap prilaku dan gaya hidup anak-anak saya selama ini.

Namun katanya lagi, karena dia merasa telah berhasil menerapakn poin-poin sebelumnya, si ibu ini yakin di poin inipun ia pasti akan berhasil lagi. Maka dengan modal tekad dan juga nekad, si ibu berusaha mengikutinya, bahkan ia nekad untuk memutus kabel antena saluran TVnya.

Bukan main… Lalu apa yang terjadi katanya; se isi rumah jadi heboh…, si ibu jadi banyak menuai protes dari anak-anaknya. Sudah saya sendiri juga merasa tersiksa tidak bisa melihat TV lagi, ditambah lagi protes dari anak-anak yang sangat keras, jadi memang kali ini terasa sungguh berat buat saya dan juga anak-anak. Tapi apapun yang terjadi saya harus tetap tegar. Kemudian dengan segenap kekuatan dan upaya katanya, saya coba jelaskan pada anak-anaknya mengapa keputusan ini sampai ia lakukan.

Sesuai saran dari buku itu lagi katanya segeralah ia mengajak anaknya untuk mencari kegiatan/aktifitas lain yang menjadi hobi mereka masing-masing, yang selama ini terpendam dan tidak tersalurkan akibat terlalu banyak duduk terhipnotis di depan TV.

Minggu-minggu berikutnya kata si ibu ini lagi, Protes-protes itu mulai mereda setelah anaknya mulai melakukan berbagai macam aktivitas. ada yang ikut kursus beladiri taekwondo, ada yang ikut les nari, ada yang ikut kursus musik dan tarik suara, bahkan ia juga kaget ternyata ada anaknya yang suka melukis dan lukisannya bagus sekali. Ia menceritakan pengalamannya yang katanya sungguh menakjubkan, setelah ia menerapkan kebiasaan tidak menonton TV, dan menggantinya dengan membaca aktif baik dari koran ataupun majalah.

Wah….anak-anak saya sekarang menjadi jauh lebih aktif, kemudian terjadi juga kebiasaan yang menarik dari anak saya yang paling kecil, yang biasanya dia cepat marah menjadi lebih lembut, yang biasanya suka memukul jadi tidak memukul lagi, mereka jadi lebih jarang bertengkar, melainkan lebih banyak diskusi, saya jadi kagum dengan kemampuan anak-anak saya yang selama ini tidak pernah saya ketahui, mereka ternyata sungguh anak-anak yang luar biasa katanya.

Lalu dalam bagian akhir surat si Ibu ini menulis; jika saja kita para orang tua mau merubah kebiasaan-kebiasaan kita dan mau mengambil tanggung jawab sebagai orang tua, tidak hanya melimpahkan pada pengasuh atau para suster atau siapapun, maka kita akan segera menemukan kepuasan tersendiri dalam mendidik anak-anak kita, terutama manakala melihat mereka tumbuh menjadi anak-anak yang luar biasa dan membanggakan.

Para orang tua dan guru yang berbahagia dimanpun anda berada. Dari semua uraian ibu ini saya hanya ingin menambahkan satu kalimat saja:

Mari kita bangun Indonesia yang kuat melalui anak-anak kita tercinta ! kalau bukan kita siapa lagi? kalau bukan sekarang kapan lagi..?

SHARE AGAR LEBIH BERMANFAAT
=============================
GRIYA HILFAAZ
Pusat Busana Muslim Berkualitas
https://www.tokopedia.com/griyahilfaaz
update stock instagram : griya_hilfaaz
==============================

ANAK YANG SUKA MERENGEK DAN MENGAMUK DI TEMPAT UMUM ??


SAATNYA LIBURAN TIBA SAYA SERING BERTEMU DENGAN ANAK-ANAK YANG MENGAMUK DI TEMPAT UMUM DENGAN PARA ORANG TUA YANG KEBINGUNGAN UNTUK MENGATASINYA.

Mungkin TIPS ini bisa membantu dan patut di coba

Pernah mengalaminya ? terutama ketika anak sedang kita ajak ketempat-tempat umum semisal pusat perbelanjaan, pameran, atau acara lainnya.

Ketika seorang anak merengek menginginkan sesuatu kebanyakan orang tua yang kebetulan saya temui mengatasi dengan berkata seperti ini….

Tuh lihat tuh ada ondel-ondel…
Tuh lihat tuh lampunya bagus sekali bisa joget…
Tuh lihat tuh ada balon besar banget….
Tuh lihat tuh ada pak Satpam.. nanti pak satpam marah lho…
Tuh nanti mama bilangin sama pak Polisi
Tuh lihat ada burung bagus… kupu-kupu dst….
Tuh… lihat. tuh…. dst…

Ini adalah teknik pengalihan perhatian yang kerap dilakukan orang tua…

Dan hasilnya bisa jadi si anak teralihkan sekejap, tapi akan kembali merengek dan bahkan lebih keras lagi…

Mengapa ?

Karena anak-anak itu cerdas dan konsisten !

Ketika apa yang diinginkannya tidak coba di penuhi orang tuanya, melainkan hanya di alihkan perhatiannya. Maka ia tahu benar bahwa dirinya sedang dialihkan perhatiannya.

Dan karena itu dia menjadi lebih marah dan semakin marah.

Stop cara itu….
Gunakan cara ini…

Busana Muslim Branded Berkualitas
Busana Muslim Branded Berkualitas

Ketika anak kita merengek stop semua aktivitas yang sedang kita lakukan; lalu

1. Dekati anak, pegang tangannya dan tatap matanya.

2. Katakan Sayang apa yang kamu inginkan, kalau kamu merengek bunda tidak tahu apa yang kamu mau.

3. Jika dia tetap merengek, katakan pada oke kalau kamu tidak mau bicara, bunda akan carikan tempat yang tepat untuk mu merengek sampai kamu mau bicara.

4. Jika ia tetap merenget laksanakan janji kita bawa dia ketempat yang lapang dan sepi (agar tidak mengganggu orang) dan katakan padanya oke silahkan kami merengek disini. Sampai kamu mau bicara. Biarkan dia terus merengek jika pun itu memerlukan waktu lebih dari 30 menit.

5. Jika dia mulai mau bicara, dengarkan dengan seksama, dan jelaskan apakah yang ia minta itu bisa atau tidak kita penuhi. Jangan berdalih, gunakan alasan yang logis dan masuk akal karena anak itu sangat logis dan cerdas. Jika anda menggunakan alasan itu hanya akan membuatnya kembali merengek dan tidak percaya pada kita.

6. Jika ternyata kita tidak bisa memenuhinya, tawarkan apa jalan keluarnya, dan sepakati bersama.

7. Jika ia kembali merengek katakan padanya: Oke silahkan kamu merengek lagi bunda akan tunggu kami sampai mau bicara baik-baik, tapi itu tidak akan merubah apapun. Tapi jika kami bersikap baik mungkin bunda akan coba upayakan (solusi lainnya)

Dan biasanya dengan cara ini anak akan menjadi lebih baik dan berhenti merengek dan terbiasa bicara baik-baik jika ia menginginkan sesuatu.

Lakukan ini dengan konsisten dan sabar… jangan terpancing emosi. maka lama-lama anak kita menjadi lebih kooperatif dengan orang tuanya.

Jika kita yang menyerah pada keinginan anak maka ia yang akan merasa menang dan lain waktu cara itu akan ia gunakan lagi, lagi dan lagi.

Di tulis oleh Ayah Edy

Selamat mencoba dan semoga berhasil…, jika kita konsisten, tegas dan tabah pasti berhasil…..

Selamat berlibur bersama keluarga semoga dengan belajar perenting liburan keluarga kita semakin indah dan bermakna.

salam hangat,
ayah edy

SHARE AGAR LEBIH BERMANFAAT
=============================
GRIYA HILFAAZ
Pusat Busana Muslim Berkualitas
https://www.tokopedia.com/griyahilfaaz
update stock instagram : griya_hilfaaz
==============================

Cara Sehat Paling Mudah


Jika anda membaca judul diatas, mungkin sudah mulai bertanya tanya, bagaimana cara sehat paling mudah dan pastinya bisa terbebas dari berbagai penyakit? maunya gitu khan?

Pastilah…saya juga maunya begitu, namun apa bener tu bisa kayak gitu, sehat dengan mudah?

Sebenarnya sederhana kok, saya sering sampaikan dalam berbagai acara acara saya bagaimana cara sehatnya Rasululah, kenapa Rasulullah? karena beliaulah satu satunya manusia di muka bumi ini yang sehat jiwa dan raganya dan tidak sakit sakit seperti banyaknya manusia modern saat ini.

Hmm…ada apa nih dengan manusia modern? ada yang ga benar disana? jika saya membahasnya dari sisi kesehatan,manusia modern umumnya makannnya juga makan manusia modern, apa itu?  makanan olahan yang berlimpah yang dikonsumsi setiap saat, makanan beku, dan makanan yang banyak sekali mengandung berbagai macam perisa, penyedap dan lainnya.

 

Tidak boleh dikonsumsi? jelas tidak la, bisa bisa saya dikejar oleh produsen produsen makanan tersebut, namun cara hidup sehat ala Rasululah yang juga saya sebutkan dalam buku Jurus Sehat Rasululah karangan saya, sebenarnya sederhana kok, bisa anda kerjakan setiap saat, asal punya keinginan.

Beberapa hal berikut yang bisa kita contoh antara lain, saya nggak bisa sebutkan semua lo, karena terlalu banyak…namun mudah mudahan ini dapat membantu anda hidup jauh lebih baik dan lebih sehat , mau khan?

1. Perbaiki seluruh amal ibadah kita, mulai dari sholat, shalat sebagaiman shalatnya Rasululah, shalatlah tepat waktu, gerakan shalat, perbaikilah semua yang berhubungan dengan shalat, termasuk wudhu ya…

2. Tidurlah seperti tidur Rasululah, Rasulullah tidur selepas isya, untuk persiapan bangun tengah malam, jadi tidur beliau pun bagian dari ibadah khan ?

3. Mulailah untuk lebih banyak tersenyum, usahakan setiap bertemu dengan orang lain, kita menunjukan senyum yang terbaik, wajah yang menyenangkan, bahkan bersalamanpun coba deh salaman ala Rasulullah, tahu khan ?

4. Coba jadwalkan untuk silaturahim ke keluarga atau kerabat, baik dari orang tua kita, saudara, termasuk mengunjungi ulama, ke majelis ilmu mereka.

5. Mengajilah atau bacalah Aquran setiap hari, kalau 1 juz bisa ya alhamdulilah, namun jangan pernah seharipun dalam hidup kita tidak berkomunikasi dengan Allah via Alquran.

6. Bacalah wirid pagi dan petang setiap hari, karena itu akan jadi kekebalan iman kita.

7. Jangan biarkan lisan kita hanya diam tiada mengucap apa apa, usahakan setiap saat lisan kita basah dengan zikrullah.

8. Jangan pernah melewatkan setiap hari dalam kehidupan kita tanpa bersedekah, usahakan tangan anda sendiri yang menyerahkan bantuan atau sedekah tersebut.

masih banyakkkkk..saya nggak bisa sampein semua, namun beberapa sunnah diatas mulai anda kerjakan, insha Allah kesehatan anda akan jauh lebih baik, ada hubungannya? jelas ada, kata siapa? Kata Rasulullah..ada keberkahan dari apa yang saya sampaikan diatas, itu prinsipnya, terusss…yang bener bener berhubungan dengan fisik apa?

Gampang kok…saya sarankan mulailah makan dan minum ala Rasulullah,apa clue nya?

Rasulullah makan dan minumnya sangat sederhana, Sahabat beliau pun makan dan minum dengan sederhana, dan yang mereka makan saat itu juga makanan dan minuman yang masih banyak dalam keadaan belum banyak diolah, apalagi menggunakan berbagai bahan tambahan pangan yang berasal dari bahan kimia.

Minumlah lebih sering daripada makan, minum air putih ya, bukan air berwarna, minum sesering mungkin, jangan menunggu haus, namun, untuk makan, usahakan jangan terlalu sering makan, namun makanlah khususnya jika kita benar benar dalam keadaan lapar, dan jangan tidur dalam keadaan kenyang.

cukup? masih banyak sih…nanti kita sambung lagi…

Salam Sehat ala Rosul….

 

Zaidul Akbar

Inspirator Kesehatan Islam

Cara Sehat Paling Mudah

“Peran Ortu dalam Mengembangkan Minat & Bakat Anak”


“Peran Ortu dalam Mengembangkan Minat & Bakat Anak”
(Rangkuman siaran “Dear Parents Edisi 66, 290709)
YOU ARE SO SPECIAL…
Image
Ayah bunda yang berbahagia, tentu mengenal Hee Ah Lee. Seorang pianis muda asal Korea Selatan yang menjadi perhatian dunia dengan permainan pianonya di tengah keterbatasan fisik yang dia miliki. Hee Ah Lee lahir tahun 1985 dari seorang ibu yang luar biasa bernama Woo Kap Sun. Meski, sejak dalam kandungan, ia mengetahui bahwa anaknya akan lahir dengan kecacatan, namun ia tetap mencintai buah hatinya dengan sepenuh hati. Ternyata benar, saat lahir anaknya menderita down syndrome, dan kedua tangannya hanya memiliki empat jari. Dia juga terlahir dengan kaki hanya sebatas lutut.

Ayah dan bunda, bayangkanlah jika kita yang ditakdirkan oleh Allah memiliki anak seperti Hee Ah Lee ? Bisakah kita menjadi seperti Woo Kap Sun yang menerima kondisi putrinya dengan hati yang ikhlas dan tetap menyayangi dan memperhatikannya dengan sungguh-sungguh. Sehingga akhirnya ia tidak terfokus pada kekurangan putrinya, bahkan dengan kasih sayangnya ia berhasil membantu putrinya menemukan bakat istimewa yang ia sebut sebagai “special gift, anugerah spesial dari Tuhan”.

Semoga mata hati kita terbuka dengan fenomena itu. Hee Ah Lee, seorang anak yang memiliki keterbatasan fisik saja, bisa menjadi bintang di bidang yang ia senangi. Tentu, hal ini tak luput dari pengasuhan ibundanya yang luar biasa. Lalu, bagaimana dengan kita ? Kita pun bisa melejitkan anak-anak kita menjadi bintang yang bersinar terang.

Pertama kali yang harus kita tanamkan dalam hati adalah keyakinan bahwa setiap anak kita adalah pibadi yang spesial. Tanamkan kuat dalam hati. Karena, jika kita tidak menganggap anak kita spesial, maka kita bisa terjangkit penyakit yang disebut parentogenik. Apa itu ? Yaitu penyakit suka membanding-bandingkan seorang anak dengan kakak atau adiknya, atau bahkan dengan anak orang lain. Sekali lagi, jika kita tidak menanamkan kuat dalam hati, kita sering lupa dan lalai bahwa anak kita unik. Karena sesungguhnya Allah telah menganugerahkan kepada setiap individu, keunikan dan keistimewaan yang berbeda-beda. Setiap kita adalah pribadi yang spesial, yang berasal dari sel sperma dan indung telur yang berbeda dengan sel sperma dan indung telur kakak atau adik kita. Tak ada dua pribadi yang sama semuanya, bahkan kembar identik sekali pun. Meski secara fisik mereka sama, tapi pasti mereka memiliki potensi dan bakat yang berbeda. Masing-masing mereka unik dan spesial.

Ayah bunda, yuk kita nyanyikan lagu ini untuk buah hati kita…

You are special, you’re the only one
You’re the only one like you
The world is better just because
You’re here
And you know that we love you

Oh you are special… special…
Everyone is special
Everyone is his or her own way

You are special yes you really are
You’re the only one like you
There is no body in this whole wide world
Who can do the things you do

Oh you are special… special…
Everyone is special
Everyone is his or her own way

APA ITU BAKAT & MINAT ? MENGAPA SULIT MENEMUKANNYA PADA ANAK KITA ?

Karena setiap anak istimewa, maka mereka pun memiliki bakat dan minat yang istimewa pula. Apa bedanya bakat dengan minat ?

Bakat merupakan kemampuan bawaan berupa potensi yang masih perlu dikembangkan atau dilatih untuk mencapai suatu kecakapan, pengetahuan dan keterampilan khusus. Sedangkat minat adalah aktivitas atau tugas-tugas yang membangkitkan perasaan ingin tahu, perhatian, dan memberi kesenangan atau kenikmatan.

Seorang anak bisa saja memiliki miniat dan bakat lebih dari satu. Misalnya, dulu saya memiliki minat di bidang menyulam, tari, drama dan… bola basket. Ada anak yang mengetahui dan menemukan minat dan bakatnya. Namun ada juga anak yang tidak menemukan minatnya dan merasa tidak memiliki bakat apa pun. Mengapa bisa terjadi seperti ini ?

Bakat merupakan potensi terpendam yang tersembunyi dalam diri seseorang. Agar bakat dapat muncul, ia perlu digali, ditemukan, dilatih dan dikembangkan. Seorang anak yang merasa tidak memiliki kemampuan apa pun, bisa disebabkan oleh pengasuhan orang tuanya. Seperti yang telah dijelaskan di atas dan pernah kita bahas di edisi-edisi sebelumnya, gaya pengasuhan kita seringkali tidak sengaja menyebabkan konsep diri anak menjadi jatuh.

Banyak orang tua yang menganggap anaknya biasa-biasa saja, nothing special. Bisa jadi, kita termasuk di dalamnya. Kita tidak memperhatikan minat mereka. Yang terjadi, kita justru sibuk mendaftarkan anak-anak kita dari satu les ke les lain, yang kita inginkan. Niat kita memang baik, ingin anak-anak kita memiliki kemampuan di berbagai hal. Tapi, pernahkah kita bertanya dalam hati, apakah anak kita memang menginginkannya ? Atau jangan-jangan hanya sekedar ‘dendam positif’ diri kita, karena obsesi kita di waktu dulu yang tidak tercapai. Sehingga, kita ingin anak kita yang meneruskannya.

Atau jika bukan karena ‘dendam positif’, kita menjadi orang yang latah terhadap lingkungan sekitar. Misalnya,ketika teman-teman kita mendaftarkan anak-anaknya les menghitung cepat dengan metode yang praktis, kita pun ikut-ikutan me-leskan anak kita.

Dampak dari ‘pemaksaan’ minat ini, berakibat buruk bagi anak. Anak merasa jiwanya terkekang, tidak merdeka, karena tak mampu mengembangkan minatnya sendiri. Biasanya, anak akan malas mengikutinya dan mencuri-curi waktu untuk bolos bila tidak ketahuan orang tuanya.

Kondisinya semakin parah, di rumah orang tua me-leskan anak dengan berbagai les. Di sekolah, anak-anak juga di’gebrak’ dengan beban pelajaran yang banyak dan berat. Karena beban kurikiulum yang padat itu dan target-target yang harus dicapai, anak-anak menjadi kurang di’perhatikan’ oleh gurunya. Banyak anak-anak yang tidak tergali minat dan bakatnya. Dan seringkali, penjurusan anak-anak menjadi dipaksakan.

BAGAIMANA MENGEMBANGKAN BAKAT & MINAT ANAK ?

Kita bisa menemukan bakat anak dari minat atau kesukaan mereka. Jadi pertama yang harus kita lakukan adalah melakukan pengamatan, apa saja yang mereka minati atau sukai. Seringkali mereka menyukai banyak hal. Mungkin, kita menjadi bingung, karena mereka ingin ini ingin itu, tertarik ikut les ini dan les itu. Syukuri hal itu, terlebih dahulu. Jangan kita batasi. Berikan peluang kepada mereka, jika mereka bermaksud mengikuti les tertentu. Namun jangan terlalu banyak me-leskan mereka. Karena mereka jadi tidak fokus. Sesuatu yang tidak fokus, tentu hasilnya kurang baik dan tidak optimal.

Lalu, bagaimana kita bisa mengetahui bahwa yang mereka sukai merupakan minat mereka dan buka hanya sekedar ikut-ikutan teman ? Minat yang tinggi akan bertahan lama. Jika anak kita menyukai sesuatu dan dalam jangka waktu yang lama, maka kita bisa menilai anak kita memiliki minat di bidang tersebut. Dari minat akan berkembang menjadi bakat. Misalnya, anak kita sangat menyukai permainan catur, dan minatnya bertahan lama. Lalu setelah kita les-kan, ternyata ada peningkatan. Maka berarti ia berbakat menjadi pemain catur yang hebat. Jadi, jika minat anak kita setelah dikembangkan ada peningkatan, maka ia berbakat di bidang yang ia minati.

Setelah kita mengetahui minat dan bakat anak kita, maka selanjutnya kita memiliki peranan yang sangat penting dalam mengembangkan bakat mereka. Bagaimana caranya ?
– Hendaknya kita mengerti tentang perkembangan anak, dari segi kecerdasan, emosi, sosial, fisik, spiritual.
Dengan demikian kita bisa memahami kondisi perkembangan anak kita dan kita mengetahui bagaiamana sebaiknya pengasuhan kita di setiap tahap usia anak.
– Memahami cara otak bekerja.
Prinsip kerja otak : “Bila hati senang…otak akan menyerap lebih banyak”
Jadi, jangan sekali-kali memaksa anak untuk ikut les tertentu, padahal anak kita tidak menyukainya. Karena, akan sia-sia jadinya. Anak akan terpenjara jiwanya. Dan otaknya tidak menyerap informasi yang masuk dengan optimal.
– Mengenali minat anak.
– Mengetahui modalitas belajar.
Kenali gaya belajar anak kita, apa kah lebih banyak visual, auditorial atau kinestetik
– Mengetahui apa itu ‘bermain’.
Kita juga bisa melihat apakah anak suka dengan apa yang mereka mainkan, pada saat mereka bermain. Dari sini, kita juga bisa melihat minat dan bakat mereka.

Setelah kita mengetahui minat dan bakat anak kita, teruslah kembangkan dengan memberinya fasilitas dan kesempatan yang mendukungnya untuk meningkatkan bakatnya tersebut. Dan jadikan ia champion di bidang tersebut.

PESAN…

Setiap anak adalah bintang. Allah telah menganugerahi mereka dengan berbagai potensi yang spesial. Potensi atau bakat ini baru akan muncul bila ada kesempatan untuk berkembang atau dikembangkan. Tugas kita-lah yang harus membantu mereka dalam menemukan setiap bakat istimewa yang terpendam dalam dirinya.
– Akui keberadaan dan keunikan mereka
– Beri kesempatan kepada mereka untuk meng-eksplorasi bakat dan minatnya
– Dukung mereka untuk terus mengasah keistimewaannya
– Jadikan mereka champion di bidangnya
Maka kelak bintang dalam jiwa mereka akan bersinar terang dan merdeka.
Selamat menikmati indahnya sinar bintang anak-anak kita…

Selamat hari anak nasional, anak-anakku….

-Elly Risman-