Tag Archive | n

Tak ada dendam diantara kita.


*Tak ada dendam diantara kita.*

Suatu hari, datanglah seorang mahasiswi IKIP yang memperkenalkan dirinya sebagai putri sulung dari Pramoedya Ananta Toer, menghadap Buya Hamka.

“Oh, anaknya Pram. Apa kabar bapakmu sekarang?” tanya Hamka ramah.

Anak perempuan Pram tersebut mengajak laki-laki seorang keturunan Cina.

Kepada Hamka, si perempuan kemudian memperkenalkan diri. Namanya Astuti. Sedangkan yang laki-laki bernama Daniel Setiawan.

Astuti menemani Daniel menemui Buya Hamka untuk masuk Islam, sekaligus mempelajari agama Islam. Daniel ingin menjadi seorang mualaf.

Menurut Astuti, selama ini, Daniel adalah seorang non muslim. Ayahnya, Pramoedya, tidak setuju jika anak perempuannya yang muslimah menikah dengan laki-laki yang berbeda kultur dan agama.

Setelah Astuti mengutarakan maksud kedatangannya, serta bercerita latar belakang hubungannya dengan Daniel, tanpa ragu sedikit pun, Hamka meluluskan permohonan keduanya.

Daniel Setiawan, calon menantu Pramoedya Ananta Toer, langsung dibimbing oleh Hamka membaca dua kalimat syahadat.

Hamka lalu menganjurkan Daniel untuk berkhitan dan menjadwalkan untuk memulai belajar agama Islam dengan Hamka. Dalam pertemuan dengan putri sulung Pramoedya dan calon menantunya itu,

Hamka sama sekali tidak menyinggung bagaimana sikap Pramoedya terhadapnya, beberapa tahun sebelumnya yang pernah menuduhnya maling. Melalui lembar Lentera di Harian Bintang Timoer, Pram menuduh Hamka plagiat.

Benar-benar seperti tidak pernah terjadi apa-apa di antara keduanya.

Tanpa dendam, Hamka justru memuji karya Pram, antara lain Keluarga Gerilya dan Subuh. Anak perempuan Pram itu akan menikah dan meminta bantuan Hamka untuk meng-islam-kan calon suaminya.

Permohonan ini disambut gembira oleh Hamka. Astuti, anak Pramoedya itu, lantas tak bisa menahan ledakan tangisnya karena sikap manis dari orang yang pernah “diganyang” ayahnya.

Alasan Pram mengutus calon menantunya menemui Hamka cukup unik.

“Masalah faham kami tetap berbeda. Saya ingin putri saya yang muslimah harus bersuami dengan laki-laki yang seiman. Saya lebih mantap mengirim calon menantu saya belajar agama Islam dan masuk Islam kepada Hamka,” ujar Pram.

Kalian boleh berkesimpulan.

Secara tidak langsung, dengan Pramoedya mengirim calon menantunya ditemani anak perempuannya kepada Hamka, adalah bentuk permintaan maaf atas sikapnya yang telah memperlakukan Hamka selama ini.

Hamka juga telah memaafkan Pramoedya dengan bersedia membimbing dan memberi pelajaran agama Islam kepada sang calon menantunya.

***

Tanggal 16 Juni 1970, Buya dihubungi Kafrawi, Sekjen Departemen Agama. Pagi-pagi, sekjen ini datang ke rumah Buya. Kafrawi membawa pesan dari keluarga mantan Presiden Soekarno untuk Buya.

Pesan itu pesan terakhir dari Soekarno. Begini pesannya:

“Bila aku mati kelak. Minta kesediaan Hamka untuk menjadi imam shalat jenazahku.”

Tanpa ragu, pesan yang dibawa utusan itu dilaksanakan oleh Hamka.

Hamka tiba di Wisma Yaso bersama penjemputnya. Di wisma itu telah banvak pelayat berdatangan. Penjagaan pun sangat kuat. Shalat jenazah baru akan dimulai menunggu kehadiran Buya.

Melihat jenazah Soekarno, sahabatnya di masa muda, air matanya mengalir. Ia kecup sang Proklamator, dengan doa. Ia mohonkan ampun atas dosa-dosa sang mantan penguasa. Dosa orang yang memasukkannya ke penjara dan disiksa setiap hari.

Di hadapan jasad Soekarno, dengan takbir, ia mulai memimpin sholat jenazah. Untuk memenuhi keinginan terakhir Soekarno.

Mungkin, ini isyarat permohonan maaf Soekarno pada Hamka. Isak tangis haru, terdengar di sekeliling.

Usai Shalat, selesai berdoa, ada yang bertanya kepada Buya.

”Apa Buya tidak dendam kepada Soekarno yang telah menahan Buya sekian lama di penjara?”

”Hanya Allah yang mengetahui seseorang itu munafik atau tidak. Yang jelas, sampai ajalnya, dia tetap seorang muslim. Kita wajib menyelenggarakan jenazahnya dengan baik,” jelas Buya tanpa ragu.

Buya tidak pernah dendam kepada orang yang pernah menyakitinya. Bagi Buya, dendam itu termasuk dosa.

Selama dua tahun empat bulan ia ditahan. Ia merasa semua itu anugerah dari Allah kepadanya.

Dengan masuk penjara, ia dapat menyelesaikan Kitab Tafsir Al Quran 30 Juz Al Azhar yang monumental itu. Bila bukan dalam tahanan, ia tidak mungkin ada waktu untuk mengerjakan dan menyelesaikannya.

Berkat kekejian PKI dan tangan besi Soekarno kepada Buya, kalian bisa membaca tafsir Al-Azhar dengan sempurna.

Orang-orang besar memang memiliki cara mereka sendiri untuk meminta maaf kepada mereka yang pernah dizalimi. Demikian sebaliknya yang pernah terdzalimi, mereka punya hati seluas samudera untuk memaafkan. (*)

—-

Catatan *Anab Afifi* dalam bukunya *AYAT-AYAT YANG DISEMBELIH*

SHARE AGAR LEBIH BERMANFAAT

=============================
GRIYA HILFAAZ
Pusat Busana Muslim Berkualitas
Diskon setiap hari
Menerima reseller, dropshipper, agen

https://www.facebook.com/hilfaaz/photos/

https://www.tokopedia.com/griyahilfaaz

update stock instagram : griya_hilfaaz
==============================
==============================

Kisah tentang Ridha


Di suatu malam seorang ayah membacakan cerita untuk anak perempuannya.
Setelah membacakan cerita, si ayah bertanya kepada anaknya : “Nak, apa kamu sayang Ayah?”
Si anak menjawab, “Tentu saja aku sayang Ayah”
Ayahnya tersenyum lalu bertanya, “Kalau begitu, boleh Ayah minta kalungmu?”
Lalu si anak menjawab, “Ayah, aku sayang Ayah, tapi aku juga sayang sama kalung ini”
Lalu Ayahnya berkata, “Ya sudah tidak apa-apa, Ayah hanya bertanya saja”
Si ayah lalu pergi.
Di malam berikutnya selama 3 hari berturut-turut, ayahnya menanyakan hal yang sama & si anak pun menjawab degnna kata-kata yang sama.
Si anak berpikir sambil memegang kalung imitasi kesayangannya itu, “Kenapa tiba-tiba Ayah mau kalung ini? Ini kalung yang paling aku sayangi, kalung ini pun pemberian Ayah juga”
Malam berikutnya, sang Ayah menanyakan hal yang sama, lalu si anak berkata, “Ayah, Ayah tahu aku sayang sama Ayah & juga kalung ini. Tapi kalau Ayah mau kalung ini, ya sudah aku berikan ke Ayah”
Si anak memberikan kalungnya & Ayahnya mengambilnya dengan tangan kiri, lalu Ayahnya memasukkan tangan kanannya ke saku kanan & mengambil kalung berbentuk sama namun emasnya asli.
Ayahnya mengenakannya pada leher anaknya, “Anakku, sebetulnya kalung ini sudah ada di saku Ayah sejak pertama kali Ayah meminta kalungmu, tapi Ayah menunggu kamu memberikan sendiri kalungmu itu & Ayah gantikan dengan yang lebih baik & indah”
Si anak menangis terharu.
Seringkali kita merasa Allah tidak adil. Dia yang memberikan tapi kenapa Dia juga yang mengambilnya, kadang kita selalu sakit hati, sedih dan kecewa, tapi tidakkah kita tahu, di saat Allah mengambil sesuatu yang berharga dari kita, ternyata Allah punya rencana lain. Dia mau menggantikannya dengan yang LEBIH BAIK lagi dari apa yang sudah kita miliki sekarang.
Jadi,
* Terimalah apapun yang kita alami (bersabar),
* Berilah apa yang harus kita berikan (beramal),
* Kembalikanlah apa yang diminta oleh Allah (ikhlas), dan
* Tetaplah bersyukur, maka rejekimu akan dilipat gandakan
smoga kita slalu merasa bersyukur dg apa yg sdh kita miliki

 

Busana Muslim Branded Berkualitas
Busana Muslim Branded Berkualitas
SHARE AGAR LEBIH BERMANFAAT
=============================
GRIYA HILFAAZ
Pusat Busana Muslim Berkualitas
https://www.tokopedia.com/griyahilfaaz
update stock instagram : griya_hilfaaz
==============================

Segera Iringi Keburukan Dengan Kebaikan


 

Kau bentak istrimu
Segera beri ia pelukan dan hadiah kejutan
Kau tertinggal subuh berjamaah
Segera shalat dhuha yang lebih banyak
Kau marah berlebihan pada bawahanmu
Segera beri ia bonus
Kau telah berlagak sombong
Segeralah berinfak dan sedekah

Saudaraku
Jangan pernah depresi
Berlarut dalam rasa bersalah
walaupun itu fatal dan memalukan
Segera iringi dengan kebaikan selanjutnya

Seorang muslim tidak pernah
Depresi larut dalam kesalahan
Tapi ia segera bangkit
Dengan membawa kebaikan

ﻭَﺃَﺗْﺒِﻊِ ﺍﻟﺴَّﻴِّﺌَﺔَ ﺍﻟْﺤَﺴَﻨَﺔَ ﺗَﻤْﺤُﻬَﺎ

“Iringilah kejelakan dengan kebaikan, niscaya kebaikan
tersebut akan menghapuskannya (HR. Tirmidzi)

@Bandara Sumbawa Besar

Penyusun: Raehanul Bahraen

Busana Muslim Branded Berkualitas
Busana Muslim Branded Berkualitas
SHARE AGAR LEBIH BERMANFAAT
=============================
GRIYA HILFAAZ
Pusat Busana Muslim Berkualitas
https://www.tokopedia.com/griyahilfaaz
update stock instagram : griya_hilfaaz
==============================

HANYA SOAL WAKTU


Hanya soal waktu…
Saat rumahmu akan sebersih dan serapih rumah2 dalam majalah2 yang sering kau irikan itu..
Maka… nikmatilah setiap detik letihmu yang harus berpuluh kali membereskan kekacauan yang mereka buat
Hanya soal waktu…
Saat mereka tak mau lagi kau gandeng, peluk atau sekedar kau cium rambutnya
Maka… berbahagialah ketika mereka selalu membuntutimu kemanapun kakimu melangkah, meski kadang hal itu mengesalkanmu,
bagi mereka tak ada selainmu
Hanya soal waktu…
Saat kau tak lagi jadi si serba tahu dan tempat mengadu
Maka… bersabarlah dengan rentetan pertanyaan juga celoteh riang dari mulut mungil mereka yang kadang membuat dahimu mengernyit atau keasyikanmu terhenti
Hanya soal waktu…
Saat mereka mulai _meminta kamarnya masing2_ dan melarangmu mengutak atik segala rupa apa yang di dalamnya
Maka… tahan emosimu dari rengekan manja mereka saat minta kelon atau dongeng sebelum tidur ketika mata 5 wattmu juga meminta haknya
Hanya soal waktu…
Saat mereka menemukan separoh hatinya untuk selanjutnya membangun sarangnya sendiri. Mungkin saat itu posisimu tak lagi sepenting hari ini
Maka… resapilah setiap mili kebersamaanmu dengan mereka selagi bisa
Karena tak butuh waktu lama menunggu kaki kecil mereka tumbuh menjadi sayap yang kan membawanya pergi menggapai asa dan cita
Kelak kau hanya bisa menengok kamar kosong yang hanya sekali dua akan ditempati penghuninya saat pulang…
Termangu menghirup aroma kenangan di dalamnya dan lalu tercenung *”Dulu kamar ini pernah begitu riuh dan ceria”* Dan kau akan begitu merindukannya
Kelak kau akan sering menunggu dering telepon mereka untuk sekedar menanyakan *”Apa kabarmu ibu, ayah”?*
Dan kau akan begitu bersemangat menjawabnya dengan cerita-cerita tak penting hari ini
Kelak kau akan merindukan acara memasak makanan kegemaran mereka dan merasa sangat puas saat melihat hasil masakanmu tandas di piring mereka
Janganlah keegoisanmu hari ini akan membawa sesal di kelak kemudian hari
Kau takkan pernah bisa memundurkannya sekalipun sedetik untuk sekedar sedikit memperbaikinya
Karena waktu berjalan…
Ya… ia berlari…
Tidak…. ia bahkan terbang…
Dan dia tak pernah mundur kembali…
MARI KITA SAYANGI ANAK KITA SEPENUH HATI, SELAGI MASIH ADA WAKTU”

Busana Muslim Branded Berkualitas
Busana Muslim Branded Berkualitas

SHARE AGAR LEBIH BERMANFAAT
=============================
GRIYA HILFAAZ
Pusat Busana Muslim Berkualitas
https://www.tokopedia.com/griyahilfaaz
update stock instagram : griya_hilfaaz
==============================

PENTINGNYA MENGAJARI ANAK UNTUK HIDUP MERANTAU


 

MENGAPA ORANG YANG MERANTAU PADA UMUMNYA HIDUPNYA JAUH LEBIH SUKSES…?

Perlukah mengajari anak kita untuk merantau? apa saja nilai-nilai positif dari belajar merantau…?

Pada masa sekarang sudah banyak remaja-remaja yang mau ke negeri orang untuk menuntut ilmu.

Kenapa sih kamu perlu merantau?

Merantau bukan suatu hal yang diharuskan akan tetapi jika kamu ingin merantau kamu dapat membuka jalan pikiranmu sendiri dan akan banyak nilai positif yang bisa diambil dari sana.

Kenapa sih mereka yang berani merantau kebanyakan berhasil jadi orang sukses?

Apakah memang pergi keluar dari tempatmu tumbuh diperlukan untuk mencapai keberhasilan?

Busana Muslim Branded Berkualitas
Busana Muslim Branded Berkualitas

Ada beberapa alasan mengapa kamu perlunya merantau :

1. Mendobrak kenyamanan

Pergi dari zona nyaman kamu, selama ini kamu hidup pada zona nyaman kamu yaitu hidup pada kota kelahiran kamu dan ditengah orang-orang yang sudah pasti kamu kenal. Pada saat kamu pindah ke kota baru kamu tidak akan menemui zona nyaman itu kembali karena dengan terpaksa kamu harus menyesuaikan diri dengan lingkungan yang ada, dengan lingkungan yang baru dan mengikuti tata aturan dikota yang baru bukan hanya itu bahkan kamu harus menyesuaikan diri dengan makananannya yang masih terasa aneh dilidah.

Disinilah kamu akan belajar hidup beradaptasi, bekerja keras untuk hanya sekedar hidup saja. pemebelajaran ini tidak akan ada jika kami berada dilingkungan keluarga yang terlindung dan nyaman.

2. Merantau menawarkan kesempatan yang lebih luas

Jika dikota/negara asalmu kurang berkembang kamu bisa pergi ke kota/negara yang kiranya sudah lebih banyak berkembang, Jakarta/Eropa/Timur Tengah bisa jadi pilihan yang tepat. Barangkali dengan kamu pergi kekota/negara yang lebih berkembang kamu akan dapat mengembangkan industri yang lebih kreatif yang sebelumnya dikotamu tidak bisa dikembangkan. Carilah tempat baru bagi jalan kesuksesan yang ingin kamu tempuh.

3. Belajar menjadi pribadi yang ingin berjuang

Tinggal dirumah orang tua sudah biasa, makan disediakan orang tua semua sudah disiapkan, cobalah untuk melangkah keluar rumah berjuang dengan kakimu sendiri dan jangan lagi minta bantuan keluarga. Rasakan perjuangan hidup yang sebenarnya, mereka yang sukses adalah mereka yang punya semangat juang yang tinggi dan menggebu. Maka kamu akan mulai menghagai sepiring nasi, menghargai uang, dan mengerti akan pentingnya mengatur keuangan dan berhemat.

4. Membuatmu menghargai arti keluarga

Tinggal jauh dari keluarga akan membuatmu sadar bagaimana selama ini mereka benar-benar menyayangimu dengan tulus. Setelah tidak lagi tinggal bersama mereka kamu akan sering merasakan perasaan rindu akan keluargamu dan kamu akan meluangkan waktu untuk menghubungi ayah-ibumu. Merantau membuka matamu, bahwa satu-satunya tempat kamu bisa diterima tanpa pretensi ya cuma di keluarga. Itulah mengapa ketika hari raya tiba berbondong-bondong orang pulang ke kampung halaman mereka, meskipun harus melalui perjuangan berat selama di perjalanan.

5. Membuatmu benar-benar tahu apa yang kamu mau

Pada saat merantau kamu tidak akan berfikir hanya main-main saja tapi kamu akan mulai memikirkan apa tujuan hidupmu kedepannya, kamu jadi tahu apa yang akan kamu tuju. Kalau sudah tahu apa yang dimau, sukses pasti lebih mudah diraih kan?

6. Kamu akan dipaksa oleh keadaan untuk berbuat sesuatu menghidupi dirimu sendiri atau kamu akan mati kelaparan.
Dan situasi ini tidak akan terjadi jika kamu tidak berada di negeri orang.
Maka kamu dengan segera akan menjadi orang yang kreatif karena dipaksa keadaan juga akan menjadi orang yang bekerja keras juga karena dipaksa oleh keadaan atau setidaknya adalah kebutuhan untuk hidupmu yang paling dasar (pangan, sandang, papan)

7. Wawasann kamu tentang hidup akan terbuka
Selama ini yang kamu tahu hanyalah orang2 di kampungmu, orang-orang di negerimu dengan berbagai tradisi dan pemikiran yang sudah turun temurun. Dengan merantau kamu bisa melihat pembanding cara berpikir orang disana, tradisi orang-orang sana dan kamu bisa membandingkan nilai-nilai baik dan buruk yang bisa kamu ambil. jadi kamu tidak seperti Katak dalam tempurung yang sering kali merasa sudah hebat padahal belum ada apa-apanya jika dibandingkan orang lain atau bangsa-bangsa lain. Kamu anak menjadi pribadi baru yang penuh wawasan dan pemahaman.

8. Belajar bertoleransi dalam arti yang sesungguhnya.
Jika kamu berada di kampung atau kotamu sendiri maka para pendatanglah yang dipaksa mau atau tidak mau beradaptasi dengan kebiasaan2 yang ada di kampung atau negerimu, tapi jika kamu yang merantau maka kamulah yang dipaksa untuk bertoleransi dengan mereka. Jadi kamu akan tahu arti toleransi yang sesungguhnya itu adalah ketika kamu berada di negeri orang atau kota lainnya. Dan ini akan membuat mata kamu terbuka tidak menjadi orang yang egois dan merasa paling benar sendiri.

Ini merupakan nilai positif yang perlu dipertimbangkan kenapa kamu perlu merantau.

Cobalah buka pikiranmu untuk menjadi orang yang lebih mandiri orang yang lebih maju dan orang yang mau berjuang untuk menjadi lebih sukses.

Jangan pernah takut untuk merantau, jika kamu pandai dalam mengatur kehidupanmu merantau tidak akan susah. Kamu perlu menjaga keuangan menjaga pola hidup dan pola makanmu dengan teratur dan yang paling penting adalah menjaga KESELAMATAN DAN KEHORMATAN.

Nah, berikut ini ada beberapa tips menjaga keuangan bagi para perantau nih :

Usahakan pada saat pulang kuliah atau bekerja langsung pulang, jangan sering bepergian

Usahakan bawa bekal sendiri pada saat beraktivitas

Hindari terlalu sering belanja pada saat lapar

Tidur cepat dan jangan begadang agar tidak kelaparan pada tengah malam

Hindari bertemu teman atau nongkrong2, terlalu sering karena dapat membuat lebih banyak pengeluaran

Jadi jangan pernah takut untuk merantau karena sudah ada tips-tipsnya juga untuk mengatur keuangan kamu pada saat merantau nanti.

Dan bukan tips-tips saja kamu juga akan banyak mendapatkan nilai-nilai positif pada saat merantau ke negri orang nanti.

Kita tidak pernah tau bagaimana jalan kita pada saat menuju kesuksesan tersebut jadi jangan takut untuk mencoba sesuatu hal yang baru dan menantang karena dengan hal yang menantang tersebut lah kamu akan menjadi seseorang yang mampu berjuang untuk menggapi kesuksesannya di masa yang akan datang, jadi kenapa harus takut untuk meninggalkan zona nyamanmu terlebih dahulu hanya untuk beberapa saat hingga kamu dapat mencapai sebuah kesuksesan itu…..

Itulah mengapa salah satu tugas Akhir para mahasiswa di UI Jurusan Ekonomi, diwajibkan oleh pak Rhenald Kasali untuk pergi merantau sebagai syarat bagi kelulusan mereka.

Selamat mencoba, jangan lupa kampung halaman ya……

 

Fanspage : Ayah Edy

SHARE AGAR LEBIH BERMANFAAT
=============================
GRIYA HILFAAZ
Pusat Busana Muslim Berkualitas
https://www.tokopedia.com/griyahilfaaz
update stock instagram : griya_hilfaaz
==============================

KEHIDUPAN KELUARGAKU SETELAH MENIADAKAN TV DI RUMAHKU


 

Suatu ketika saya mendapat kiriman email dari seorang ibu yang mengaku katanya pendengar setia acara Indonesian Strong from Home, yang di tayangkan di Smart FM., beliau juga mengaku pembaca setia dari blog saya yakni www.ayahkita.blogspot.com.

Tak hanya sampai disitu beliau ini juga mengaku pembaca buku yang saya tulis dan telah memraktekkan pesan-pesan yang ada didalamnya satu demi satu…., ini bukan promo lho…tapi memang begitulah pembukaan isi suratnya.

Lalu pada bagian pembukaan kedua surat tersebut beliau juga memberikan beberapa pujian yang tidak perlu saya sebutkan tentunya, karena saya takut kepala saya benjol lagi karena waktu pertama kali saya baca pujian-pujian itu, tubuh saya tiba-tiba melayang ke atas hingga kepala saya sempat beberapa kali membentur atap.

Setelah itu si Ibu ini bercerita tentang bagaimana asyiknya ia membaca buku saya, yang katanya sampai tanpa sadar kepalanya mengaangguk-angguk tanda setuju, karena ternyata buku yang di bacanya ini berjudul 37 kebiasaan orang tua yang telah membuat anaknya suka melawan dan susah di atur. Jadi kelihatannya anggukan kepalanya itu sebagai pertanda setuju kalau beberapa diantaranya atau mungkin malah sebagian besar dari kebiasaan tersebut pernah dilakukannya.

Setelah dua kali menamatkan buku itu, kata si Ibu tadi, lalu ia mulai berusaha untuk mengubah kebiasaannya satu demi satu, tapi sayangnya ternyata itu tidak mudah..lho, selalu saja lupa dan kelepasan katanya….terutama untuk tidak marah dan membentak.

Namun berkat niatnya yang begitu besar dan kerjasama yang erat dengan suami akhirnya beberapa bagian terberat bisa dia lewati dengan baik, artinya kebiasaan buruknya bisa ia ganti dengan yang baik.

Dan ajaib katanya, anak saya prilakunya mulai berubah menjadi lebih baik dari hari ke hari. Wah saya senengnya bukan main, dan jadi semakin tertantang untuk menerapkan semuanya nich…katanya.

Perlahan tapi pasti, si ibu ini terus berusaha untuk merubah kebiasaan buruk satu demi satu. Ibu ini mengatakan, ternyata semakin banyak kebiasaan yang saya perbaiki maka semakin anak saya juga berubah menjadi lebih baik lagi lho. Wow nggak nyangka katanya hampir seperti sulapan.

Busana Muslim Branded Berkualitas
Busana Muslim Branded Berkualitas

Namun sayangnya ketika tiba pada kebiasan yang ke- 36, yakni pada waktu saya berusaha mengikuti kebiasaan untuk tidak menonton tanyangan2 TV yang tidak mendidik dirumah, wah bukan main, rasanya ini sangat berat sekali…sempat terjadi dilema karena saya dan anak-anak saya termasuk penggemar berat TV dengan berbagai tayangannya. yang ternyata baru saya sadari belakangan ini kalau itu sangat berpengaruh terhadap prilaku dan gaya hidup anak-anak saya selama ini.

Namun katanya lagi, karena dia merasa telah berhasil menerapakn poin-poin sebelumnya, si ibu ini yakin di poin inipun ia pasti akan berhasil lagi. Maka dengan modal tekad dan juga nekad, si ibu berusaha mengikutinya, bahkan ia nekad untuk memutus kabel antena saluran TVnya.

Bukan main… Lalu apa yang terjadi katanya; se isi rumah jadi heboh…, si ibu jadi banyak menuai protes dari anak-anaknya. Sudah saya sendiri juga merasa tersiksa tidak bisa melihat TV lagi, ditambah lagi protes dari anak-anak yang sangat keras, jadi memang kali ini terasa sungguh berat buat saya dan juga anak-anak. Tapi apapun yang terjadi saya harus tetap tegar. Kemudian dengan segenap kekuatan dan upaya katanya, saya coba jelaskan pada anak-anaknya mengapa keputusan ini sampai ia lakukan.

Sesuai saran dari buku itu lagi katanya segeralah ia mengajak anaknya untuk mencari kegiatan/aktifitas lain yang menjadi hobi mereka masing-masing, yang selama ini terpendam dan tidak tersalurkan akibat terlalu banyak duduk terhipnotis di depan TV.

Minggu-minggu berikutnya kata si ibu ini lagi, Protes-protes itu mulai mereda setelah anaknya mulai melakukan berbagai macam aktivitas. ada yang ikut kursus beladiri taekwondo, ada yang ikut les nari, ada yang ikut kursus musik dan tarik suara, bahkan ia juga kaget ternyata ada anaknya yang suka melukis dan lukisannya bagus sekali. Ia menceritakan pengalamannya yang katanya sungguh menakjubkan, setelah ia menerapkan kebiasaan tidak menonton TV, dan menggantinya dengan membaca aktif baik dari koran ataupun majalah.

Wah….anak-anak saya sekarang menjadi jauh lebih aktif, kemudian terjadi juga kebiasaan yang menarik dari anak saya yang paling kecil, yang biasanya dia cepat marah menjadi lebih lembut, yang biasanya suka memukul jadi tidak memukul lagi, mereka jadi lebih jarang bertengkar, melainkan lebih banyak diskusi, saya jadi kagum dengan kemampuan anak-anak saya yang selama ini tidak pernah saya ketahui, mereka ternyata sungguh anak-anak yang luar biasa katanya.

Lalu dalam bagian akhir surat si Ibu ini menulis; jika saja kita para orang tua mau merubah kebiasaan-kebiasaan kita dan mau mengambil tanggung jawab sebagai orang tua, tidak hanya melimpahkan pada pengasuh atau para suster atau siapapun, maka kita akan segera menemukan kepuasan tersendiri dalam mendidik anak-anak kita, terutama manakala melihat mereka tumbuh menjadi anak-anak yang luar biasa dan membanggakan.

Para orang tua dan guru yang berbahagia dimanpun anda berada. Dari semua uraian ibu ini saya hanya ingin menambahkan satu kalimat saja:

Mari kita bangun Indonesia yang kuat melalui anak-anak kita tercinta ! kalau bukan kita siapa lagi? kalau bukan sekarang kapan lagi..?

SHARE AGAR LEBIH BERMANFAAT
=============================
GRIYA HILFAAZ
Pusat Busana Muslim Berkualitas
https://www.tokopedia.com/griyahilfaaz
update stock instagram : griya_hilfaaz
==============================

ANAK YANG SUKA MERENGEK DAN MENGAMUK DI TEMPAT UMUM ??


SAATNYA LIBURAN TIBA SAYA SERING BERTEMU DENGAN ANAK-ANAK YANG MENGAMUK DI TEMPAT UMUM DENGAN PARA ORANG TUA YANG KEBINGUNGAN UNTUK MENGATASINYA.

Mungkin TIPS ini bisa membantu dan patut di coba

Pernah mengalaminya ? terutama ketika anak sedang kita ajak ketempat-tempat umum semisal pusat perbelanjaan, pameran, atau acara lainnya.

Ketika seorang anak merengek menginginkan sesuatu kebanyakan orang tua yang kebetulan saya temui mengatasi dengan berkata seperti ini….

Tuh lihat tuh ada ondel-ondel…
Tuh lihat tuh lampunya bagus sekali bisa joget…
Tuh lihat tuh ada balon besar banget….
Tuh lihat tuh ada pak Satpam.. nanti pak satpam marah lho…
Tuh nanti mama bilangin sama pak Polisi
Tuh lihat ada burung bagus… kupu-kupu dst….
Tuh… lihat. tuh…. dst…

Ini adalah teknik pengalihan perhatian yang kerap dilakukan orang tua…

Dan hasilnya bisa jadi si anak teralihkan sekejap, tapi akan kembali merengek dan bahkan lebih keras lagi…

Mengapa ?

Karena anak-anak itu cerdas dan konsisten !

Ketika apa yang diinginkannya tidak coba di penuhi orang tuanya, melainkan hanya di alihkan perhatiannya. Maka ia tahu benar bahwa dirinya sedang dialihkan perhatiannya.

Dan karena itu dia menjadi lebih marah dan semakin marah.

Stop cara itu….
Gunakan cara ini…

Busana Muslim Branded Berkualitas
Busana Muslim Branded Berkualitas

Ketika anak kita merengek stop semua aktivitas yang sedang kita lakukan; lalu

1. Dekati anak, pegang tangannya dan tatap matanya.

2. Katakan Sayang apa yang kamu inginkan, kalau kamu merengek bunda tidak tahu apa yang kamu mau.

3. Jika dia tetap merengek, katakan pada oke kalau kamu tidak mau bicara, bunda akan carikan tempat yang tepat untuk mu merengek sampai kamu mau bicara.

4. Jika ia tetap merenget laksanakan janji kita bawa dia ketempat yang lapang dan sepi (agar tidak mengganggu orang) dan katakan padanya oke silahkan kami merengek disini. Sampai kamu mau bicara. Biarkan dia terus merengek jika pun itu memerlukan waktu lebih dari 30 menit.

5. Jika dia mulai mau bicara, dengarkan dengan seksama, dan jelaskan apakah yang ia minta itu bisa atau tidak kita penuhi. Jangan berdalih, gunakan alasan yang logis dan masuk akal karena anak itu sangat logis dan cerdas. Jika anda menggunakan alasan itu hanya akan membuatnya kembali merengek dan tidak percaya pada kita.

6. Jika ternyata kita tidak bisa memenuhinya, tawarkan apa jalan keluarnya, dan sepakati bersama.

7. Jika ia kembali merengek katakan padanya: Oke silahkan kamu merengek lagi bunda akan tunggu kami sampai mau bicara baik-baik, tapi itu tidak akan merubah apapun. Tapi jika kami bersikap baik mungkin bunda akan coba upayakan (solusi lainnya)

Dan biasanya dengan cara ini anak akan menjadi lebih baik dan berhenti merengek dan terbiasa bicara baik-baik jika ia menginginkan sesuatu.

Lakukan ini dengan konsisten dan sabar… jangan terpancing emosi. maka lama-lama anak kita menjadi lebih kooperatif dengan orang tuanya.

Jika kita yang menyerah pada keinginan anak maka ia yang akan merasa menang dan lain waktu cara itu akan ia gunakan lagi, lagi dan lagi.

Di tulis oleh Ayah Edy

Selamat mencoba dan semoga berhasil…, jika kita konsisten, tegas dan tabah pasti berhasil…..

Selamat berlibur bersama keluarga semoga dengan belajar perenting liburan keluarga kita semakin indah dan bermakna.

salam hangat,
ayah edy

SHARE AGAR LEBIH BERMANFAAT
=============================
GRIYA HILFAAZ
Pusat Busana Muslim Berkualitas
https://www.tokopedia.com/griyahilfaaz
update stock instagram : griya_hilfaaz
==============================