Apakah engkau mencintai istrimu?


Sepasang Kermit
.Apakah engkau mencintai istrimu? by @Moh. Fauzil Adhim

Engkau mencintai isterimu? Lalu mengapa engkau biarkan ia melahirkan sendirian. Tidak adakah keinginanmu untuk menunggui persalinannya?
Engkau mencintai isterimu? Lalu mengapa engkau biarkan ia tidak menutup aurat. Padahal engkau tahu ini perintah Tuhanmu.

Engkau mencintai isterimu? Lalu engkau berat untuk mengucapkan terima-kasih secara tulus kepadanya. Pun meminta maaf dengan jujur.

Engkau mencintai isterimu? Lalu mengapa engkau biarkan ia habiskan umur dengan kemaksiatan mata di depan TV. Lihatlah, anakmu menantinya…

Engkau mencintai isterimu? Lalu apa yang menghalangimu untuk mengucapkan sayang kepadanya dengan ungkapan sederhana yang tulus.

Engkau mencintai isterimu? Lalu mengapa engkau memuji hanya di saat “perlu”? Benarkah engkau mencintainya? Benarkah?

Engkau mencintai isterimu? Lalu mengapa engkau tak mendo’akannya saat jauh maupun di kala dekat? Tidakkah engkau ingin bersamanya di surga?

Engkau mencintai isterimu? Lalu mengapa engkau berat untuk mengucapkan terima-kasih secara tulus kepadanya. Pun meminta maaf dengan jujur.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s